Dua Hari Polisi Sita Puluhan Botol Miras

by -

METROPOLITAN – Peredaran minuman keras (miras) dan minuman alkohol (minol) secara ilegal alias tanpa izin di Kota Bogor semakin meresahkan. Polresta Bogor Kota mencatat, dalam operasi miras kepada warung-warung di berbagai wilayah se-Kota Bogor selama dua hari, ratusan botol miras dari berbagai jenis dan puluhan jerigen berisi minuman oplosan berhasil diamankan pihak kepolisian.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Bogor Kota Kompol Fajar Hari Kuncoro menjelaskan, operasi cipta kondisi ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari maraknya peredaran miras ilegal yang menyebabkan kematian di beberapa wilayah di Jawa Barat. “Kami lakukan penertiban pada warung-warung yang menjual miras tanpa izin, miras oplosan dan jenis lainnya. Ini antisipasi, Kota Bogor belum ada yang menenggak miras hingga meninggal, makanya kami antisipasi,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Baca Juga  FMJK Soroti Proyek Kota Hujan

Fajar merangkan, dari operasi selama dua hari saja, ratusan botol berhasil diamankan. Yang paling banyak, terdapat di wilayah Bogor Tengah dengan total 64 botol miras berbagai jenis, 25 botol ciu, dan 1 jerigen tuak. “Rinciannya anggur merah 23 botol, anggur putih tujuh botol, arak tujuh botol dan intisari 27 botol. Semua kami musnahkan dengan cara dibuang di tempat,” ucapnya.

Selain di Bogor Tengah, kata Fajar, Polresta Bogor Kota juga menemukan 12 botol anggur merah, satu botol arak putih, 15 botol intisari, satu botol anggur putih, 44 botol ciu dan dua jerigen besar miras oplosan di wilayah Polsekta Bogor Barat. “Itu di dapat dari lima warung di sekitaran Terminal Bubulak dan Jalan Loji,” imbuhnya.

Baca Juga  DEWAN TAK CUKUP PINTAR BAHAS ANGGARAN

Sementara di wilayah Polsek Bogor Timur dan Bogor Selatan, lanjut Fajar, total ada 16 botol miras, satu jerigen tuak dan 45 botol miras oplosan. Secara keseluruhan, lebih dari 110 botol miras berbagai merek dan 10 jerigen miras oplosan berhasil dimusnahkan dalam waktu dua malam saja.

Fajar menambahkan, razia miras ini dalam rangka cipta kondisi di Polresta Bogor Kota menjelang bulan Ramadan, serta pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Dengan harapan, wilayah hukum Polresta Bogor Kota terkondisi aman dan kondusif. “Untuk warga, hindarilah miras dan narkoba, karena dampak penggunaannya membahayakan. Jelang Ramadan, agar bisa beribadah puasa aman dan nyaman,” tuturnya.

(ryn/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published.