Ade Yasin Ingin Pembangunan Dimulai Dari Desa

by -

METROPOLITAN – Calon Bupati Bogor nomor urut dua Hj. Ade Yasin, menaruh perhatian lebih kepada desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor. Perempuan yang berpasangan dengan Iwan Setiawan ini, menegaskan bahwa kedepan pembangunan Kabupaten Bogor dimulai dari desa. Pernyataan tersebut disampaikan Ade Yasin saat melakukan safari Ramadan di Desa Cikopo, Kecamatan Ciarua, kemarin. Ratusan masyarakt sekitar turut hadir dan berdialog dengan mantan pimpinan DPRD Kabupaten Bogor ini.

“Saya akan terus blusukan ke desa-desa. Dengan blusukan, banyak informasi yang saya dapat secara langsung dari masyarakat. Kami ingin pembangunan ke depan dimuali dari desa-desa,” kata Ade Yasin.

Menurutnya, cita-cita tersebut sejalan dengan program Pancakarsa yang diusungnya. Program-program tersebut berpihak kepada masyarakat karena dibuat berdasarkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Ini program, bukan janji. Kami selalu melihat dan ingin mencarikan solusi atas persoalan yang ada di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Ade Yasin Bangga Ribuan Siswa SD Hafal Alquran

Tekad pembangunan dari desa sendiri tertuang dalam salah satu program Pancakarsa yaitu Bogor Membangun. Saat ini, meski telah ada anggaran untuk desa, pencairan anggarannya terkadang masih lamban sehingga berdampak pada tertundanya pembangunan.

“Maka dari itu, ke depan kami juga ingin ada anggaran dari pemerintah daerah untuk semua desa maupun kelurahan,” harap Ade Yasin.

Selain pembangunan dari desa, program-program lainnya juga tak kalah penting. Mulai dari penuntasan rumah layak huni, mewujudkan Kabupaten Bogor sehat melalui kartu Bogor Sehat, hingga kartu Bogor Cerdas berupa bantuan dari pemerintah daearah, agar anak-anak di Bumi Tegar Beriman tidak putus sekolah, dan memperoleh pendidikan yang layak.

Baca Juga  Aan Sebut Ini Kemenangan Masyarakat

“Kami juga menaruh perhatian kepada para petani. Ada namanya Kartu Tani untuk memfasilitasi permodalan dan bibit petani agar kesejahteraan petani meningkat. Kami juga ingin membuat area publik semacam ruang terbuka hijau di masing-masing kecamatan agar masyarakat bisa berinteraksi,” tandasnya.

(fin/dik/c/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *