Bima Arya Sukses Angkat Martabat Bogor

by -

METROPOLITAN – Setiap tahun, jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara (wisman) ke Kota Bogor mengalami peningkatan. Salah satu indikator terjadinya peningkatan kunjungan wisatawan tersebut berbanding lurus dengan upaya pemerintah yang yang dipimpin Bima Arya Sugiarto, melakukan pembenahan terutama dibidang sarana publik seperti kehadiran Tepas Lawang Salapan, Lawang Suryakancana, pedestrian seputar Istana Bogor serta pembangunan taman kota.

Selain itu, banyaknya event helaran budaya juga menjadi salah satu faktor pemicu datangnya para wisatawan, baik dari nusantara maupun mancanegara ke Kota Hujan. Dari data yang dihimpun, sejak tahun 2014 jumlah wisatawan mencapai 4.348.953 orang yang terdiri dari 4.146.766 wisatawan nusantara dan 202.187 wisatawan mancanegara. Sementara tahun 2015, jumlahnya meningkat menjadi 4.783.848 orang dengan 4.561.443 wisatawan dalam negeri dan 222.406 wisatawan mancanegara.

Baca Juga  Budidaya Jamur Bikin Makmur

Wisatawan asal Malang yang tengah berwisata di pedestrian seputar Istana Bogor, Olivia Azahra menuturkan, ia sengaja datang ke Kota Bogor karena ingin berlibur mengajak anak dan keluarga masuk ke Kebun Raya Bogor. Sebelum masuk, Olivia beserta keluarga jalan santai menikmati pedesterian sambil memberi makan rusa serta menyaksikan kemegahan Istana Bogor. “Saya dari Malang kesini mau masuk Kebun Raya Bogor. Sebelum masuk kami jalan-jalan dulu di pedestrian. Nyaman sekali jalan mengelilingi kebun raya,” ujar ibu satu anak.

Menurut dia, selain berkunjung ke Kebun Raya Bogor, ia juga ingin menyambangi taman-taman yang ada di Kota Bogor. Seperti Taman Sempur, Taman Ekspresi, Taman Kencana serta taman lainnya yang menjadi icon Kota Bogor. Setiap tahun, Kota Bogor melakukan penataan dengan baik, tak heran jika kondisinya dapat memanjakan wisatawan yang berkunjung.

Baca Juga  Bima Arya Buru Pengusaha Rokok Nakal

“Kami tadi sempat berfoto di Tepas Lawang Salapan. Disini banyak tempat yang wajib dikunjungi seperti Tepas Lawang Salapan, Taman Sempur dan taman lainnya karena,” tandasnya.

Terpisah, apresiasi dilontarkan Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi Demokrat, Mulyadi. Menurutnya, gencarnya pembangunan dan penataan kawasan terutama taman, pembangunan trotoar sekeliling kebun raya, dan berbagai acara yang dihelat sangat efektif sehingga mampu mengundang wisatawan untuk datang ke Kota Bogor.

“Bogor menjadi kota alternatif kunjungan wisata bagi masyarakat Jabodetabek setiap akhir pekan. Dari sisi lain, hotel-hotel menjadi tempat pertemuan atau seminar hingga konferensi baik skala nasional maupun internasional,” kata Mulyadi.

Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung, lanjut Mulyadi, tentu akan berpengaruh terhadap PAD. Terutama dari sektor jasa pariwisata seperti perhotelan, rumah makan dan tempat-tempat lainnya. Pada tahun 2017, dari sektor Pariwisata sendiri menyumbangkan 28 persen dari Pendapatan Aseli Daerah (PAD) t sebesar Rp 712 miliar. Target 28 persen itu diperoleh dari pajak hotel, restoran dan rumah makan. “Bima Arya sukses angkat martabat Kota Bogor. Kami di dewan apresiasi hal itu,” tukasnya.

Baca Juga  AMPI: Jangan Kerdilkan Partai Golkar

(ads/dik/c/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *