Karena Gaya Hidup, Aku Selingkuh Dengan Atasanku (2)

by -

Meski sering berkomunikasi melalui pesan singkat Whatsapp. Namun rasa sepi mulai membuatku hilang akal. Hingga akhirnya aku mengajaknya untuk melakukan hubungan badan. Yaa.. Aku yang mengajaknya duluan.

Namun ‘sialnya’ saat itu Andi menolaknya. Aku tau itu cuma trik lelaki untuk menunjukkan kalau sebenarnya dia adalah cowok baik-baik. Atau jika terjadi sesuatu, dia tidak mau disalahkan, alasannya karena sebenarnya dia tidak mau. Takut dosa? Tidak mungkin. Karena aku tau dia bukan cowok alim. Sholat saja tidak pernah. Atau mungkin dia homo seksual? Atau mungkin juga dia impoten? Aku masih tak tau.

Chit chat berlanjut terus hingga larut malam. Akhirnya malam itu dia hanya minta foto telanjang dari diriku. Entah setan apa yang merasukiku, aku pun menyanggupinya. Dinginnya malam tak mampu mengurungkan niatku untuk membiarkan tubuhku tanpa sehelai benangpun yang melekat. Foto terkirim..

Jujur hal ini bisa membuat diriku merasakan sensasi yang aneh dan membuatku terangsang hebat.

Isi percakapan kami pun sudah diluar batas kewajaran, sangat jorok dan pasti membuat jijik orang yang membacanya.

Ternyata hubungan ini menimbulkan kesenangan tersendiri bagiku. Aku mulai lupa daratan. Anak-anak mulai aku abaikan. Waktu untuk mereka pun berkurang drastis. Aku lebih memilih pulang malam dengan alasan lembur dan dekat dengan Andi daripada harus segera pulang dan bertemu anak-anak.

Sesampainya dirumah pun aku masih sibuk saja chit chat dengannya hingga larut malam. Via Whatsapp atau telpon sesekali daripada harus memperhatikan anak-anakku sendiri. Hingga pagi harinya aku merasa masih ngantuk karena tidur terlalu larut, tentu saja hal ini membuatku gampang emosi sama anak-anak kalau mereka rewel saat mau pergi ke sekolah.

Sumber: kisahnyata.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *