Sebar Paket Sembako hingga Tanam Pohon

by -

Ramadan menjadi bulan yang tepat untuk berbagi dengan sesama. Sebagai wujud syukur atas kelancaran perusahaan, salah satunya PLN yang memiliki program ‘PLN Peduli’ program ini dilakukan Corporate Social Responsibility CSR PLN dengan berbagi kebahagiaan.

Program PLN Peduli ini diberikan untuk kaum duafa di Jabodetabek dengan memberikan 20 ribu paket sembako gratis di 15 titik. Paket sembako yang dibagikan berisi beras 10 kg minyak goreng 2 liter, gula 2 kg, kecap, sirup dan uang senilai Rp50.000. Untuk wilayah Bogor hari ini membagikan di dua titik yaitu, Dramaga dan di Empang dengan membagikan masing-masing seribu paket sembako. Bukan hanya memberikan sembako, PLN pun memberikan bantuan oprasional masjid sebesar Rp10 juta.

Manager Area PLN Bogor Widodo menuturkan, pemberian bantuan tersebut wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat. Tidak hanya berupaya memberikan pelayanan kelistrikan secara optimal, PLN juga peduli terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya kaum dhuafa agar dapat dapat meringankan beban mereka. “Kegiatan ini sudah rutin tiap tahun kita lakukan, untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar. Hal ini pun sebagai bentuk perhatian dari PLN, karena kan ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) jadi harus kita perhatikan masyarakatnya,” jelasnya.

Di hari yang sama, PLN juga menggelar acara buka bersama dan santunan untuk guru ngaji dan anak yatim yang diselenggarakan di Masjid Kantor PLN area Bogor. Regional area memberikan bantuan untuk para guru ngaji yang tersebar di unit layanan Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Sebanyak 60 guru ngaji yang diberikan bantuan dana sebesar Rp600 ribu. Selain guru ngaji, santunan juga diberikan untuk 25 anak yatim sebesar Rp200 ribu. “Rangkaian acara hari ini sengaja kita rencanakan dari jauh-jauh hari. Untuk membantu guru ngaji, karena kan mereka juga merupakan pahlawan tanda jasa. Besok juga kita ada acara penanaman pohon untuk mengelola lingkungan. Kita juga akan buka bersama dan memberi santunan untuk anak pesantren,” pungkasnya.

(cr1/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *