Universitas Juanda Gelar Talk Show Public Speaking

by -

METROPOLITAN – Untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan mahasiswa berbicara dimuka umum, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Djuanda Bogor menyelenggarakan acara Talk Show Public Speaking dengan tema Be Confident, Be You.

Dosen mata kuliah Public Speaking, Ike Atikah Ratnamulyani mengatakan, bahwa tujuan Talk Show ini dilaksanakan untuk menambah wawasan keilmuan secara langsung dari tokoh berpengalaman dibidang Public Speaking. Dan menurut Ike melaui Public Speaking tersebut dapat mengetahui pola pemikiran dari seseorang, mengetahui gagasan masa depan seseorang, dan ide-ide luar biasanya.

“Kita juga dapat mengetahui perubahan seperti apa yang digagas atau direncanakan seseorang. Disamping teknik-teknik yang diajarkan oleh dosen,” papar Ike.

Baca Juga  14.000 Mahasiswa Lolos Kampus Mengajar

Dengan tema tersebut diharapkan mahasiswa semester 4 mampu menjadi Public Speaker yang handal, serta menjadi pribadi yang percaya diri dengan kemampuan dan cirinya masing-masing. Dalam acara tersebut mengundang narasumber yang berkarier sebagai Juru Bicara Masyarakat Adat Tingkat Global, peraih penghargaan Magsaysay Award 2017, yaitu Abdon Nababan.

Dalam pemaparannya, Abdon menyampaikan beberapa poin penting pengalamannya di dunia Public Speaking. Diantaranya menunjukkan sesuatu dari diri yang menunjukkan ciri khasnya. “Tunjukkan simbol-simbol penting seperti gaya penampilan yang membuat Audience merasa dekat dengan pembicara, serta topik yang dibicarakan. Salah satunya dengan mengenakan pakaian yang sesuai.” kata dia.

Selain itu, persiapan materi dan membayangkan situasi dimana pemberi pesan akan berbicara. Baginya, menjadi seorang juru bicara bukan hanya menyampaikan aspirasi masyarakat adat saja, tetapi mendorong pendengar mengambil tindakan sesuai dengan apa yang disampaikan, sehingga kesiapan materi serta gambaran situasi sangatlah penting. “Sepuluh menit ingin merubah dunia, melalui kepala-kepala negara, setelah itu berunding selama 23 menit kedepan, saya mempersiapkannya selama satu bulan,” ungkapnya.

Baca Juga  Gagal Wisuda Usai Tabrakan Maut

(*/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *