Wabup Minta Peran Pendamping PKH Ditingkatkan

by -

Untuk memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam menerapkan program keluarga harapan (PKH) 2018, baru-baru ini Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi Adjo Sardjono menghadiri rapat koordinasi nasional yang digelar Kementerian Sosial RI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.

Acara itu diawali dengan talk show bersama dengan menghadirkan narasumber dari perwakilan beberapa kementrian. Diantaranya Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Hari Hikmat, Deputi Penanggulangan Kemiskinan Pungky, Dirjen Anggaran Askolani, Staf Khusus Menteri Kesehatan Prof Mahfud, serta Sekertaris Kementrian Pendidikan Nasional, Tamrin.

Menurut wabup, ada enam materi yang dibahas dalam kegiatan itu. Yakni PKH sebagai epicentrum dalam menanggulangi kemiskinan dan kesenjangan. Trend perencanaan strategis PKH dalam RPJMN 2015 – 2019. Kebijakan keuangan incusive bagi masyarakat miskin dan kurang mampu.

Peran strategis PKH dalam meningkatkan kelangsungan pendidikan anak. Kebijakan nasional penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan. Dan terakhir adalah peran strategis PKH dalam pencegahan gizi buruk dan sunting. “Dalam acara itu juga dilaksanakan MOU antara Kementrian Sosial dengan Lembaga Swadaya Masyarakat dan UMKM Nusantara¬† tentang pemberdayaan sosial dan tindak lanjut program PKH,” kata wabup dalam siaran persnya melalui kehumasan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi, kemarin.

Dikatakan wabup, kegiatan yang mengusung tema Sosial Justice for All tersebut ditutup oleh Mentri Sosial Republik Indonesia Idrus Marham, yang dalam sambutannya Kemensos menyampaikan bahwa dirinya akan membuat buku tentang “Bantuan Sosial Menuju Surga” yang berisikan seputar pengelolaan fakir miskin. “Mau masuk surga urus fakir miskin. Saya ingin ketika bicara tentang fakir miskin maka yang kita kedepankan di situ adalah panggilan pengabdian untuk kemanusiaan,” urai Idrus.

Wabup memastikan bahwa PKH sudah berjalan dan perlu peningkatan sosialisasi. “Program PKH di Kabupaten Sukabumi berjalan baik, hanya perlu peningkatan sosislisasi sehingga banyak pihak yang mengetahui,” katanya.

Wabup pun meminta agar para pendamping PKH untuk meningkatkan peranya sehingga bantuan sosial yang diterima KPM PKH betul-betul efektif agar hak dan kewajiban KPM PKH bisa dipenuhi dan dilaksanakan secara optimal. “Program PKH yang diterima oleh 94.942 KPM di Kabupaten Sukabumi, harus bisa memberdayakan dan mengangkat derajat kesejahteraan, Kesehatan dan Pendidikan, intinya KPM harus maju dan meningkat,” tutupnya.

(ade/ram)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *