Aib Dibongkar usai Usir Peserta Audisi

by -

METROPOLITAN – Sikap Iis Dahlia saat menjadi juri dinilai kelewatan. Ia bersama Benigno dan Tri Utami mengusir peserta audisi pencarian bakat dangdut karena masalah penampilan. Ribuan komentar warganet menyesalkan sikap Iis Dahlia yang dinilai arogan. Bahkan gara-gara ini, ada warganet yang membongkar aib masa lalu pedangdut itu.

Melansir akun Instagram @taante_rempoong_officiall yang membagikan tangkapan layar (capture) komentar tersebut, akun yang membuat komentar diketahui bernama Surya_Ichsan. Melalui komentarnya, Surya membongkar masa lalu Iis Dahlia. Ia menulis bahwa Iis pernah kabur dari orang tua dan tinggal di rumah sahabatnya selama dua tahun. Tak hanya itu, Surya menyebut pemilik nama asli Iis Laeliya itu juga pernah tinggal di Kompleks Texstil usai rekaman perdana album solonya.

Baca Juga  Gali Potensi, Pemdes Gelar Audisi Tarik Suara

Menurut Surya, Iis dapat menjadi artis ternama lantaran jasa seseorang yang kini telah dilupakan. “Iis Dahlia atau Iis Laeliya, masa remaja di Kemanggisan Slipi .. Lari dari orangtua dan numpang di rumah sahabatnya selama 2 tahun. Beliau pernah tinggal di Komplek Texstil setelah mulai rekaman/debut Solo Album. Dari rumah ini banyak yang tidak diketahui umum. Iis Laeliya artis asal Indramayu yang notabennya besar di Slipi Kemanggisan dan jadi artis karena seseorang, namun dia melupakan orang tersebut. Tulisan ini dapat dipertanggungjawabkan,” tulis @surya_ichsan.

Saat ini komentar tersebut sudah dihapus Iis Dahlia. Namun, ia tetap santai menanggapi cemoohan warganet. Menurut Iis, hal yang ia lakukan kepada Sofia bukan sebagai bentuk ketidaksukaan, melainkan sebagai bentuk ujian mental. Ia mengaku sudah terbiasa dihujat dan hanya ingin agar peserta punya pelajaran terkait merintis jalan sebagai entertainer.

Baca Juga  Wah, Bos SM Entertainment “Lee Soo Man” Gelar Audisi Di Indonesia

Iis menjelaskan, setiap peristiwa yang terjadi dalam program audisi dilakukan untuk meramaikan suasana. Iis menilai program audisi yang berlangsung berjam-jam akan jadi membosankan dan sepi penonton jika hanya menampilkan adegan penilaian dewan juri. “Tayangan industri tuh zaman sekarang beda sama dulu. Bayangin, berjam-jam kalau cuma menilai oh iya kamu bagus kamu jelek, bosen kali. Itu harus ada intrik di dunia hiburan,” terangnya. (tib/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.