Jaringan Napi Lapas Bogor Pasok Ganja

by -

METROPOLITAN – Dua pengedar ganja berinisial BL dan ND ditangkap petugas Sat Resnarkoba Polresto Tangerang Kota, Banten. Dari kamar indekos tersangka, polisi menyita 15 kilogram ganja kering siap edar.

Usut punya usut, ganja tersebut rupanya dipasok dari napi yang mendekam di Lapas Bogor. Pengungkapan kasus itu berawal dari penangkapan BL di warung kopi, wilayah Cibodas, Tangerang.

“Dari tangan BL, polisi berhasil menyita 500 gram daun ganja kering siap edar,” ungkap Wakapolres Metro Tangerang AKBP Haley Silalahi.

Petugas pun melakukan pengembangan ke Jalan Prambanan, Cibodas, Tangerang, sesuai keterangan saksi.

“Informasi bahwa BL menyimpan semua barang haram (ganja, red) tersebut di indekos ND yang beralamat di Jalan Prambanan, Cibodas, Tangerang,” sambungnya.

Baca Juga  Suami Inneke Bisnis Kamar ’Begituan’ di Sukamiskin

Dari tangan ND, petugas berhasil mengamankan 15 kilogram ganja kering yang belum sempat diedarkan.

“Dari undercover itu, ND sedang berada di rumah kontrakannya dengan barang bukti ganja seberat 15 kilogram. Ganja ini rencananya akan dijual di Jabodetabek,” jelasnya.

ND merupakan jaringan pengedar ganja dalam lapas yang sudah lama menjadi incaran Polresto Tangerang Kota. “ND merupakan buronan yang sudah lama diincar jajaran polres di wilayah Jakarta. Dia mendapatkan pasokan ganja dari napi di Lapas Bogor,” katanya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka diancam Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun bui.

Sementara itu, ND mengaku terpaksa menjadi pengedar ganja karena terdesak kebutuhan ekonomi. Dia sendiri mendapat ganja itu dari seorang napi.

Baca Juga  Napi Gunungsindur Ecer Ganja Ratusan Kg

“Saya mendapat kiriman ganja ini dari seorang napi kasus narkoba yang masih menjalani hukuman di Lapas Bogor. Baru beberapa tahun,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Keamanan Lapas Paledang Kelas II A Kota Bogor Tomi E mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BNNK Bogor untuk mengusut kasus kabar informasi tersebut. “Kalaupun ditemukan di Lapas Paledang akan kami lakukan penindakan tegas. Kendati begitu, hingga saat ini belum ada napi binaan yang melakukan hal tersebut. Kami bersama BNNK Bogor tidak akan memberikan celah sedikitpun terhadap peredaran narkoba,” pungkasnya. (yos/sin/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.