Usai Dikerok, Kakek Mawi Tewas di Kolong Jembatan Otista

by -

METROPOLITAN – Seorang pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di dalam gubuknya, di kolong jembatan Jalan Otto Iskandardinata, Babakanpeundeuy, Kecamatan Bogor Tengah, kemarin. Korban yang bernama Mawi (60) tersebut diduga menang karena sakit. Sebab, sebelum meninggal, pria yang mencari nafkah sebagai pemulung itu mengeluh sakit dan sempat dikerok oleh penghuni kolong jembatan lainnya, Siti (32).

Pak Mawi Sempat dikerok tadi, jam empat subuh lah. Lalu dia langsung tidur, istirahat. Tapi sampai tadi jam 12:00 WIB, saya coba bangunin juga kok nggak bangun-bangun. Saya panik, makanya manggil warga yang lain kesini, minta tolong. Memang dia juga sempat jatuh, dan mengeluhkan badannya sakit” kata Siti.

Baca Juga  Jembatan Penghubung Desa Rusak

Siti menerangkan, korban diketahui sudah lama tinggal di kolong jembatan Otista dan hanya tinggal seorang diri. Sedangkan ia baru sekitar dua minggu tinggal di lokasi tersebut, bersama seorang anaknya dan baru berencana pergi dari kolong jembatan setelah mendapat pekerjaan. “Saya mah baru, dia udah bertahun-tahun. Udah dua minggu tinggal di situ. Rencananya, kalau udah dapat kerja, saya baru pindah. Untuk sementara karena belum punya tempat tinggal, jadi numpang dulu,” ujarnya.

Dia mengaku kaget saat mengetahui kakek tersebut sudah tidak bernyawa. Saat Siti mencoba membangunkan Mawi, badan hingga kakinya terasa dingin. “Kakinya dingin banget. Dari mulutnya juga udah banyak semut, sama kecoa,” paparnya.

Baca Juga  Jembatan Antarkampung Rampung Dibeton, Warga Ciherang Gelar Doa Bersama dan Potong Tumpeng

Sementara itu, seorang anggota Polmas Bogor Tengah, Reza, mengetahui kakek tersebut memang sudah lama tinggal dilokasi kejadian dan sudah sakit sejak lama. “Tapi nggak tahu sakit apa. Saya tahu dari orang yang punya kerjaan sama dengan Pak Mawi. Jenazah sudah dibawa ke RSUD Ciawi untuk diotopsi,” pungkasnya. (ryn/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published.