Agus Gumiwang Mendadak Jadi Mensos

by -

METROPOLITAN – Usai ditetapkan menjadi tersangka, Idrus Marham mengundurkan diri sebagai menteri sosial (mensos). Hanya hitungan jam, jabatan mensos kini diemban Agus Gumiwang Kartasasmita.

Sekitar pukul 11:45 WIB kemarin, Agus mengaku dihubungi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Dalam pembicaraan di telepon itu, Airlangga meminta Agus datang ke kantornya di Kementerian Perindustrian. “Ditelepon ketum saya, Pak Airlangga, menyampaikan untuk saya siap-siap,” kata Agus usai pelantikan di Istana Negara, kemarin.

Dalam pembicaraan telepon itu pula Agus mengaku diminta Airlangga membawa setelan jas serta peci hitam. Ia pun bergegas mempersiapkan hal itu dan pada pukul 13:00 WIB, ada pihak Istana Kepresidenan yang meneleponnya. Hingga pada akhirnya Agus dilantik sebagai mensos pada pukul 15:00 WIB. “Saya kira ini kan ada kaitan dengan apa yang terjadi dengan Pak Idrus. Jadi saya kira semuanya berjalan begitu cepat,” ucap Agus.

Baca Juga  SBY Boyong Anak Istri ke Ciampea

“Presiden juga merasa perlu pengisian jabatan itu segera. Kemensos ini merupakan kementerian yang strategis. Bukan hanya saja ketika ada bencana, tetapi kalau tidak ada bencana, juga sangat strategis. Jadi semuanya serba cepat,” imbuh Agus.

Untuk diketahui, Agus merupakan anak Marsekal Madya (Purn) Ginandjar Kartasasmita. Mantan menteri itu ikut menemani anaknya saat dilantik menjadi mensos oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia berpesan agar anaknya berhati-hati dalam mengemban amanat tersebut.

Ginandjar terharu dirinya masih bisa menyaksikan anaknya dilantik sebagai menteri oleh presiden di Istana Negara. Terlebih Istana Negara bukanlah tempat yang asing baginya, sebab ia pernah lima kali menjabat menteri.

“Saya masih bisa menyaksikan anak saya mendapat kepercayaan dari pemerintah menjadi seorang menteri. Ya terharu saja dan bangga. Bisa dibayangkan bagaimana kita, saya di sini kan dilantik di Istana ini barangkali lima kali,” kata Ginandjar.

Baca Juga  Demokrat Akan Sampaikan Sikap Resmi Tolak Angket KPK

Ia juga mengingatkan Agus bahwa menjadi pejabat itu banyak lika-likunya. Untuk itu ia berharap Agus selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas tersebut dan jangan mudah tergoda. “Jadi pemimpin itu kan banyak lika-likunya, gampang tersanjung. Itu yang harus hati-hati. Selalu ingat adanya di sini pengabdian, untuk mengabdi. Jangan mudah tergoda. Itu yang saya kira perlu. Bukan hanya buat Agus tapi semua yang muda-muda,” pintanya. (dtk/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.