Bos BPR Dijebloskan ke Pondok Rajeg

by -

METROPOLITAN – Langkah Bachrum Wiraatmaja (BW) terduga koruptor akhirnya harus terhenti. Kini sebagai tahanan titipan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, BW terkurung di Lapas Pondok Rajek, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Tindakan penahanan tersebut diperkuat dengan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejari Kabupaten Bogor Nomor: SPRINT 03/02.33/FD 1/08/12. “BW sudah diantar ke Lapas Pondok Rajeg pukul 14:30 WIB, Senin (6/8). Dengan status tahanan titipan Kejari Kabupaten Bogor,” terang Kajari Kabupaten Bogor Bambang Hartoto.

Bambang melanjutkan, saat ini untuk penindakan sudah masuk proses penyidikan, terhitung sejak Senin hingga Sabtu (6-25/8). Menurutnya, BW melanggar Pasal 2 (UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, red) karena telah merugikan uang negara, dengan maksimal sebagai tahanan titipan Kejari Kabupaten Bogor seratus hari. “Pemerintah Kabupaten Bogor merugi hingga Rp4 miliar,” jelasnya.

Baca Juga  Minta Bantuan Hukum, PDAM Tirta Kahuripan Gaet Kejari

Sementara itu, kerugian tersebut sudah habis digunakan terduga. Kendati demikian, pihaknya satu hingga dua hari mendatang akan mencari aset kerugian yang telah digunakan. “Semoga satu sampai dua bulan mendatang sudah ada putusan atas tindakan BW. Setelah itu, baru bisa dilimpahkan ke persidangan Tipikor dan adanya keputusan. Mari kita bersama melawan korupsi, sehingga tidak ada lagi kerugian negara,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejari Kabupaten Bogor menangkap terduga lainnya yaitu BUN di kediamannya, Perum Cimanggu City, Kota Bogor. Pelaku dengan BUN merupakan pengusaha yang bergerak di bidang peminjaman uang BPR pada 2015. Namun, pinjaman itu tidak digunakan semestinya. ”Ia mengajukan pinjaman dan saat dicairkan ia gunakan dengan tidak menggunakan aturan,” imbuhnya.

Baca Juga  Wow,Ahok Diberi Sapu agar Bisa "Sapu" Bersih Koruptor

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Pondok Rajeg Kelas II A Cibinong Agung Krisna menambahkan, saat ini semua tahanan baru termasuk terduga berinisial BW yang merupakan tahanan titipan Kejari Kabupaten Bogor ditempatkan di sel Mapenaling Blok Alfa. “Setiap tahanan baru dipastikan di blok ini. Dicampur dengan tahanan lain. Setelah menjadi narapidana, baru dipindahkan ke sel dan blok lain,” pungkasnya. (yos/mul/c/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.