Kawal Regulasi Dan Advokasi Masyarakat

by -

 METROPOLITAN – Sepuluh tahun sudah Abdul Rachmat Saleh mendirikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Analisis Studi dan Kajian Publik (Lanskip). Ayah tiga anak ini mempunyai mimpi bagaimana pemerintah harus membuat kebijakan atau regulasi yang berpihak kepada warga. Lantas, cara seperti apa yang digunakan untuk mengawal regulasi-regu­lasi tersebut? Berikut petikan wawancara Harian Metropolitan dengan lelaki kelahiran Bogor 15 Oktober 1973 itu:

 Sejak kapan Anda aktif di dunia organisasi?

Saya aktif sejak 2000. Sebelumnya saya aktif berorganisasi di DPD KNPI dan Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor. Tidak hanya di Kota Bogor, saya juga aktif dari Sabang sampai Me­rauke. Setiap tahun bisa enam sampai delapan kali ke luar daerah untuk aktif berorganisasi.

Apa alasan Anda mendirikan LSM Lanskip?

Baca Juga  Masyarakat Harus Sejahtera, Insya Allah Saya Maju

LSM ini didirikan sejak 2008. Saya sen­diri sebagai penggagasnya atau saat ini sebagai direktur. Didirikan karena melihat keprihatinan dari aspek pelayanan publik yang diberikan pemerintah, dalam hal ini Pemkot Bogor. Sampai sekarang pe­layanan publik yang diberikan kepada masyarakat belum maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Maka dari itu, kami ingin memberikan masukan kepada pe­merintah melalui kritikan dan membe­rikan solusinya.

Lalu seperti apa fokus Anda seba­gai direktur LSM?

Kami tidak hanya mengontrol ki­nerja pemerintah semata, tapi juga mengkritisi yudikatif maupun le­gislatif. Jadi, bagaimanapun ke­tika regulasi kebijakan yang di­keluarkan tiga instansi ini tidak berpihak kepada masyarakat, kami akan selalu mengontrol dan memberikan solusinya. Intinya, ketiga instansi ini harus bisa me­nyejahterakan dan berkontribusi dengan memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat.

Baca Juga  Bima Arya Bolehkan Alun-Alun Kota Bogor Dibuka untuk Umum

Fokus untuk warga bagaimana?

Tentunya ada. Bagaimana kita terus memberikan edukasi terhadap ma­syarakat mengetahui hukum dan re­gulasi yang ada di Kota Bogor. Ini terus kita lakukan dengan sosialisasi yang diberikan.

Terakhir, apa harapan Anda se­bagai direktur LSM Lanskip?

LSM Lanskip ini notabene masih sama dengan yang lain. Tapi, Alham­dulillah kami selalu konsisten dari aspek-aspek kajian. Kami juga pernah mendapatkan penghargaan dari Pem­kot Bogor melalui Kesbangpol sebagai organisasi yang produktif dan aktif untuk memberikan kontribusi ke­pada pemerintah, dalam hal ini kami memberikan berbagai terobosan, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, infrakstruktur hingga lainnya yang berhubungan dengan masyarakat.

Kami juga berharap keberadaan kami bisa dilibatkan pemerintah untuk membe­rikan masukan kepada stakeholder saat membuat peraturan daerah (perda). Sebab, di Kota Bogor ini masih banyak PR yang harus dibenahi. Mulai dari segi tata ruang kota yang sejauh ini cukup amburadul, Perda Sepadan Sungai yang masih banyak dilanggar dan lahan terbuka hijau yang dimanfaatkan perumahan.(rez/py)

Baca Juga  Blanko KTP-el Kosong, Ratusan Ribu Pemilih tak Bisa Nyoblos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *