TKSK dan Penyuluh Digojlok Masalah Sosial

by -

METROPOLITAN – Bupati Sukabumi Marwan Hamami memastikan bahwa pembangu­nan kesejahteraan sosial men­jadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional. Dimana, pembangunan kese­jahteraan sosial ternyata ber­peran aktif dalam meningkat­kan kualitas hidup bangsa Indonesia.

”Pada prinsipnya konstruksi pembangunan kesejahteraan sosial terdiri atas serangkaian aktivitas yang direncanakan untuk memajukan kondisi ke­hidupan manusia melalui ko­ordinasi dan keterpaduan an­tara Pemerintah Daerah dan masyarakat,” kata Marwan.

Menurutnya, permasalahan kesejahteraan sosial di Kabu­paten Sukabumi akan terus berkembang dan kompleks seiring dengan kemajuan pembangunan dan per­kembangan masyarakat, se­hingga diperlukan penanganan yang lebih komprehensif, ter­padu dan berkelanjutan.

”Hal ini tentunya memerlukan keterlibatan dari berbagai sta­keholder sebagai pilar masy­arakat untuk mendukung dan mensukseskan pembangunan di Kabupaten Sukabumi, teru­tama pembangunan bidang kesejahteraan sosial,” terangnya.

Marwan juga menyampaikan, jika Tenaga Kesejahteraan So­sial Kecamatan (TKSK) dan Penyuluh Sosial adalah sumber daya manusia dalam penyelen­ggaraan kesejahteraan sosial.

”TKSK dan Penyuluh Sosial sendiri adalah salah satu pilar partisipasi sosial masyarakat dalam mewujudkan kesejah­teraan sosial, sekaligus sebagai mitra kerja Pemerintah Daerah dalam pembangunan kesejah­teraan sosial, khususnya di Kabupaten Sukabumi,” ungkap Marwan. (ade/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *