Warga Empat Desa Kesulitan Air Bersih

by -
Warga mengambil air di kubangan Sungai Cipamingkis di Cibarusah, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (26/7). Menurut warga sudah dalam waktu tiga bulan terakhir di wilayah sekitar dilanda kekeringan, akibatnya banyak warga yang mengandalkan air kubangan untuk memenuhi kebutuhan mereka. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/asf/kye/15.

METROPOLITAN – Masyarakat yang tinggal di Desa Cimulang, Pabuaran, Kemang dan Desa Candali sulit menda­patkan sumber air bersih pada musim kemarau ini. Sebab, empat desa terse­but hampir dikelilingi perkebunan kelapa sawit.

Perkebunan kelapa sawit diketahui membutuhkan debit air sangat banyak. Itu membuat sebagian warga dari em­pat desa terpaksa kesulitan air. Hingga saat ini belum ada perhatian dari Pe­merintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan cara pemasangan instalasi PDAM di wilayah rawan kekeringan.

Warga Kampung Cipanggulan, Desa Candali, Kecamatan Rancabungur, Marsih (55), mengatakan, di kampung­nya tidak terlalu khawatir dengan ke­keringan yang disebabkan resapan dari perkebunan kelapa sawit. Sebab, di tempat tinggalnya telah disediakan sumur bor untuk warga.

”Di sini masih terbantu dengan adanya sumur bor milik salah satu vila di wi­layah ini. Saya dengar, di beberapa desa mulai kekurangan air. Di Desa Pabuaran saya dengar sulit air, padahal baru se­minggu tidak hujan,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Pa­buaran, Kecamatan Kemang, Ayoh Yohana, meminta segera ada fasilitas PDAM di wilayahnya. Menurut dia, masyarakat mendukung jika ada insta­lasi PDAM masuk ke Desa Pabuaran. ”Sudah sepantasnya di wilayah ini masuk PDAM. Ini baru beberapa hari tidak hujan air mulai sulit. Saya berha­rap ada tanggapan dari pemkab ter­kait seringnya kekurangan air ini,” tu­kasnya. (dyn/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *