Bank Kota Bogor Siap Undi Tabungan Berseri

by -

METROPOLITAN – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor, kini hadir menawarkan produk layanan tabungan berseri atau berhadiah. Tabungan tersebut merupakan salah satu produk andalan Bank Kota Bogor yang diperuntukan bagi para nasabahnya. Kepala Audit Internal Bank Kota Bogor Bambang Sulistyo menuturkan, produk tabungan berseri atau berhadiah tersebut sengaja ditawarkan Bank Kota Bogor untuk masyarakat umum di Bogor.

Setiap nasabah mempunyai kesempatan mendapatkan hadiah menarik yang diundi setiap tahun di kantor Bank Kota Bogor. Sedangkan bagi nasabah yang ingin berkesempatan mendapatkan hadiah dari produk tabungan berseri atau berhadiah ini masih memiliki waktu sampai dengan 31 Oktober 2018, dengan cara yang tentunya sangat mudah.

Baca Juga  Seleksi Rampung, Ini Tiga Nama Calon Dirops Bank Kota Bogor

“Hanya dengan membawa foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Kartu Keluarga (KK). Dan khusus untuk pelajar selain KTP juga membawa foto copy Kartu Identitas Pelajar,” ujar

Bambang kepada Metropolitan. Untuk setoran awal lanjut Bambang, nasabah hanya perlu membuka tabungan minimal Rp100 ribu, dan setoran selanjutnya minimal Rp10 ribu. Dengan saldo minimal yang harus disisakan minimal Rp50 ribu. Menurutnya tabungan ini juga memiliki suku bunga yang cukup menarik yakni, mulai dari empat persen hingga lima persen. “Khusus tabungan ini, untuk kelipatan Rp50 ribu nasabah akan mendapatkan satu point nomor undian. Semakin banyak point yang dikumpulkan, akan semakin banyak pula kesempatan untuk mendapatkan hadiah,” kata dia.

Baca Juga  Saldo Tabungan Tasmas Capai Rp2,1 Miliar

Untuk tahun ini, bank Kota Bogor berencana akan menggelar pengundian hadiah 26 November 2018. tidak tanggung-tanggung, hadiah yang di berikan bank Kota Bogor pun cukup menarik yaitu tiga unit sepeda motor, dua sepeda dan belasan hadiah elektronik lainnya.

“Untuk tabungan yang sudah punya nomor undian tapi saldo pada saat pengundian nihil atau rekeningnya sudah ditutup maka dinyatakan batal. Dan pengundian ini tidak berlaku untuk Pengurus, Direksi, Karyawan dan keluarganya,” pungkasnya. (mgh/b/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published.