KPU Sisir 11.000 DPT Ganda

by -

METROPOLITAN – Usai ditemukannya 11.000 Daftar Pemilih Tetap (DPT) ganda di Kota Bogor oleh Bawaslu Kota Bogor, KPU Kota Bogor bersama Bawaslu dan partai politik menggelar rapat koordinasi pencermatan DPT pemilu 2019, kemarin. Ketua Bawaslu Kota Bogor Yustinus Elias Mau mengatakan, hasil pencermatan Bawaslu Kota Bogor ada sekitar 11.000 KTP ganda yang ada di DPT pemilu 2019.

Hasil pencermatan tersebut langsung direkomendasikan ke KPU Kota Bogor untuk dilakukan pencermatan sehingga menghasilkan DPT yang final. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut SE KPU RI No 1033/PL.01.2-SD/01/KPU/IX/2018 tentang Penyempurnaan DPT. “Penetapan DPT secara nasional sebenarnya sudah dilakukan KPU RI pada 5 September lalu.

Baca Juga  Masjid Balai Kota Bogor Dipercantik, Tambah Jumlah Jamaah

Namun saat itu ada rekomendasi dari Bawaslu RI untuk menyempurnakan DPT selama sepuluh hari terhitung mulai 6-15 September 2018. Pencermatan kali ini merupakan salah satu tahapan yang harus dijalankan untuk nantinya kita tetapkan DPT hasil perbaikan tingkat kabupaten/ kota pada 12-13 September 2018,” ujar Yustinus. Sementara itu, anggota KPU Kota Bogor Bambang menjelaskan.

keterlibatan partai politik dan Bawaslu dalam pencermatan ini sangat diperlukan agar nantinya ada persamaan persepsi tentang proses perbaikan DPT antara penyelenggara dan peserta pemilu. Hasil pencermatan Bawaslu Kota Bogor ada 11.000 DPT ganda, oleh KPU Kota Bogor ditidak lajuti dengan dilakukan pencermatan secara bersama.

Setelah itu, data ganda tersebut mulai disisir dan dibersihkan dari DPT pemilu 2019. “Kita sudah mulai melakukan penyisiran DPT ganda tersebut sekitar 45 persen. Bagi DPT ganda ditandai dan salah satunya tidak diberikan C6,” kata Bambang. Bambang menambahkan, dari 11.000 DPT ganda, ada 75 persen data yang sudah meninggal dunia.

Baca Juga  Banjir di Bogor Utara, Tiga Orsap PPP Tebar Bantuan Pangan buat Warga Terdampak

Kenapa data warga yang sudah meninggal masih ada di DPT? Hal tersebut dikarenakan pihak keluarga tidak melaporkan ke kelurahan. Ketika tidak ada surat kematian, Disdukcapil Kota Bogor tidak bisa mencoret data tersebut. Untuk menghasilkan data pemilih yang berkualitas itu, tentunya harus ada kerja sama dari semua pihak sehingga bisa menghasilkan DPT yang final, sebab KPU hanya menyerasikan saja. “Kamis (13/9) sudah bisa plenokan penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan,” singkatnya. (ads/b/sal/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.