Mahasiswa Dirikan Sapita

by -

METROPOLITAN – Rumpin Peduli akan karakter siswa di Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 17 dari Universitas Djuanda mendirikan Saung Pintar Bertauhid (Sapita). Sapita merupakan salah satu solusi membiasakan siswa dalam berlatih mengembangkan potensi 4C, yaitu Creative, Critical Thinking, Collaborative dan Communication.

Tema dalam kegiatan ini yakni ’Pemberdayaan Masyarakat Desa Rabak melalui Pendidikan Karakter Berbasis Tauhid dan Ilmu Teknologi serta Meningkatkan Kreativitas Masyarakat’. “Saya senang dengan adanya Sapita, karena bisa mempunyai tempat membaca yang nyaman dan menyenangkan,” ujar siswa di Desa Rabak, Sella.

Sementara itu, Penanggung Jawab Sapita, Ayuni, mengatakan, Sapita mulai dilaksanakan pada 1 Agustus 2018. Manfaat program ini bisa mengembangkan psikomotor/keterampilan siswa melalui pendidikan nonformal.

Baca Juga  Temu Raya Almisbat 2018: Jokowi 2 Periode, Perjuangkan Memperkuat Nilai-Nilai Kepemimpinan Baru

“Sederhananya dengan pertimbangan tuntutan keterampilan pada abad 21 yang cepat atau lambat perlu mereka kuasai. Keterampilan ini bisa dilatih dengan beberapa kegiatan sederhana yang dikemas dengan penyampaian menarik dan menyenangkan,” tuturnya.

Sebagai penanggung jawab atas program Sapita, ia ingin memfasilitasi anak yang kesulitan belajar. Dengan melihat berbagai aspek untuk mengembangkan kreativitas dan meningkatkan literasi baca. “Bukan Cuma untuk pengetahuan umum, tapi juga pengetahuan agama seperti sejarah kebudayaan Islam anak-anak Desa Rabak,” katanya. (dyn/b/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.