BBM Naik, Mahasiswa Demo Istana

by -
FOTO:FADLI/METROPOLITAN

METROPOLITAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Komisariat Universitas Pakuan (Unpak) berunjuk rasa di depan pintu tiga Istana Kepresidenan Bo­gor, Jalan Ir H Juanda, Keca­matan Bogor Tengah, kemarin siang. Mereka mengkritisi kebijakan pemerintah di ba­wah kendali Presiden Joko Widodo yang dinilai meny­engsarakan rakyat.

Mereka kemudian menyuarakan as­pirasi di depan pintu masuk Istana dengan pengawalan aparat kepolisian. Hampir 30 menit dan tak kunjung mendapat respons, mereka pun merangsek ke simpang Jalan Kapten Muslihat-Jalan Juanda.

Dalam orasinya, mahasiswa menyuarakan betapa sulitnya kondisi dan stabilitas eko­nomi sekarang ini. Ditambah kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), imbas melemahnya nilai tukar rupiah dan melonjaknya harga minyak mentah dunia.

Baca Juga  1.776 CPNS Rebutan Kursi di Pemkab Bogor

“Belum lagi, kebijakan yang membolehkan mantan korup­tor maju sebagai calon legis­latif pada pemilihan legislatif tahun depan. Hal ini menjadi indikasi lemahnya suprema­si hukum di Indonesia,” terang Ketua HMI Komisariat Uni­versitas Pakuan, Sofwan Ansori.

Untuk itu, sambung dia, HMI Komisariat Unpak menuntut pemerintah pusat bisa men­jaga kestabilan ekonomi war­ganya dengan menurunkan harga BBM dan memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Lihat kondisi masyarakat yang semakin sulit. Kebijakan ini tidak prorakyat. Harapan­nya, ini jadi pemantik seman­gat rekan-rekan lain untuk bergerak mengkritisi kebijakan pemerintah. Ini pure perge­rakan melihat kesengsaraan di masyarakat,” pungkasnya. (ryn/b/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.