Diserang Hama, Petani Dramaga Gagal Panen

by -

METROPOLITAN – Dramaga , Mewabahnya hama yang menyerang tanaman kacang panjang di Kampung Cibeurem, De­sa Neglasari, Kecamatan Dramaga, membuat sejumlah petani gagal panen. Sehingga tak bisa memenuhi kebu­tuhan pelanggan dan membuat har­ga kacang panjang meroket. Mulai dari Rp15.000 sampai Rp20.000 per kilogram.

“Ya, sudah biasa. Kalau terserang hama, tanaman bisa mati. Gimana mau panen sempurna? Otomatis ha­silnya nggak bisa memenuhi kebutu­han pasar. Di situ harga tak terken­dali. Sekarang saja sudah mencapai Rp15.000-Rp20.000,” beber Gapoktan Bina Tani Sepakat, Kampung Cibeu­reum, Jajat Sudrajat.

Dengan kondisi seperti ini, Dinas Pertanian (Distan) seharusnya mengam­bil langkah tepat agar tidak berlarut-larut. Hama yang menjangkit tanaman kacang sendiri diawali dengan daun yang menguning. Jika dibiarkan, warna kuning pada daun atau batang bisa menyebar ke seluruh batang, daun dan buah,” paparnya.

Baca Juga  Sepekan PSBB, Warga Ciomas Masih Berkeliaran

Menurut Jajat, penyakit kuning se­perti ini sudah tiga tahun selalu mengan­cam tanaman kacang panjang, bahkan dalam satu tahun empat kali tanam. “Ini terjadi di Kecamatan Dramaga,” katanya.

Selain itu, menurut Jajat, belum ada solusi untuk mengantisipasi mewa­bahnya hama tersebut. Sehingga ha­rus dikomunikasikan dengan pen­damping atau penyuluh pertanian dari distan. Namun sayangnya, Jajat bersama sejumlah petani lainnya ha­nya mendapat penjelasan yang tidak memuaskan.

“Beli saja bibit berkualitas unggul varitas Katon dan Pertiwi,” terang Ja­jat menirukan perkataan penyuluh pertanian. (khr/a/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.