Ini Alasan Bubun Djunaedi Maju Di Pileg2019 Kota Bogor Bawa Perubahan,Buat Wilayah Lebih Baik

by -

METROPOLITAN – Berbekal pengalaman sebagai ketua RW dan LPM, Bubun Djunaedi terjun ke dunia politik. Kini bapak empat itu tergerak menjadi anggota legislatif. Tujuannya, ia ingin membuat wilayah Kota Bogor menjadi lebih baik. Lantas, gagasan seperti apa yang dimiliki kader Partai Gerindra Kota Bogor ini? Berikut petikan wawancara Harian Metropoli­tan bersama caleg dari Dapil Bogor Timur-Tengah ini:

Sejak kapan Anda aktif di dunia politik?

Saya masuk ke dunia politik tiga sampai empat tahun kebelakang. Te­tapi jauh sebelumnya saya sudah ak­tif di masyarakat, terlebih di Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah.

Sebelumnya Anda aktif dimana?

Sebelum terjun ke dunia politik, saya punya banyak pengalaman dalam kiprah berkecimpung di masyarakat. Saya dipercaya jadi ketua RW se­lama dua periode dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) juga dua periode, sejak 2010 sampai 2016.

Apa yang melatarbela­kangi Anda mau ikut maju di Pileg?

Sejak awal, saya senang bergaul dan berupaya membuat perubahan agar kelurahan jadi tertata dan maju. Berangkat dari keak­tifan saya di RW dan LPM itu serta dorongan dari masyara­kat supaya saya maju dan duduk di kursi legislatif saya pun percaya diri untuk maju.

Saya juga merasa terpanggil untuk tidak hanya sekedar dorongan dari segi usulan kepada pemerintah, te­tapi lebih konkrit dalam bentuk ke­bijakan pasti. Makanya sisi politik wilayah harus diperkuat. Dengan tujuan membuat wilayah lebih baik. Intinya ingin bisa memberi sesuatu yang kongkret di masyarakat.

Lalu, selama Anda aktif di masy­arakat hal seperti apa saja yang pernah dilakukan?

Se­jak ber­ke­cimpung di kewi­layahan, baik RW dan LPM, banyak persoalan yang tumbuh di­masyarakat. Seperti masalah infra­struktur, sosial dan ekonomi. Kon­disi jalan dan drainase yang tidak terlalu baik juga jadi fokus saya selama aktif di masyarakat. Selain itu, ka­rena latar belakang keilmuan saya dari il­mu hukum, saya sering memberikan advokasi kepada masyarakat, terle­bih soal lahan ka­rena beberapa wilayah disini juga punya pro­blem lahan.

Apakah sektor ekonomi juga menjadi per­hatian Anda?

Ya tentu. Apa­lagi Kelurahan Babakan kan secara geografis ada di tengah kota, dekat dengan kampus serta dekat dengan pusat per­belanjaan. Kami juga beberapa tahun terakhir berupaya memberday­akan warga dengan me­lihat potensi kost-kostan, namun dengan aturan dan ketertiban. Itu po­tensi aset yang harus di kelola dengan baik.

Lantas, jika nanti Anda diper­caya menjadi anggota legislatif, hal pertama yang akan Anda perjuangkan apa?

Ada beberapa ya, terkhusus Kelurahan Babakan harus lebih baik dan tertata. Sekarang ruang hijau makin sedikit, arus kendaraan krodit, saya ingin buat drainase dengan skala besar, menghin­dari banjir. Namun semua dorongan dari masyarakat harus dibawa ke ting­kat yang lebih tinggi nanti.

Termasuk, saya juga terkonsentrasi kepada masalah kesehatan dan pendi­dikan, mendorong pemkot memper­banyak fasilitas kelas 3 untuk ekonomi menengah kebawah. Masalah pendi­dikan pun akan saya dorong pemkot untuk menghapus biaya daftar ulang di semua sekolah se-Kota Bogor. Terakhir, saya akan lebih optimal dalam perju­angan masalah sengketa tanah yang dihuni masyarakat agar dapat kepas­tian hukum.(ryn/d/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *