Nasib Lurah Babakan di Tangan Bima

by -

METROPOLITAN – Setelah adanya laporan pelanggaran di pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Bogor, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah mengeluarkan surat rekomendasi pelanggaran pilkada terhadap Lurah Babakan Bogor Heri Eriyadi. Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kota Bogor Yustinus Eliyas mengatakan, surat rekomendasi dari KASN itu sudah diberikan ke Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Sanksinya seperti apa terhadap lurah, nantinya wali kota yang menyampaikan. ”Rekomendasinya sudah ada sejak minggu lalu, sekarang tinggal menunggu dari wali kota Bogor untuk memberikan sanki,” ujarnya saat Workshop Evaluasi Hasil Pengawasan Pumutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih Pemilu di Hotel Salak Heritage, kemarin. Ia menegaskan ketika adanya pelanggaran, Bawaslu tidak pernah pandang bulu.

Jika itu terbukti melanggar, pastinya ditindaklanjuti, termasuk di pemilu 2019. “Di pemilu 2019, kita belum menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan PNS. Tetapi Bawaslu dan Panwascam terus bekerja ekstra memantau setiap tahapan kampanye,” ujarnya. Sebelumnya, Lurah Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Heri Eriyadi, membuat geger media sosial Instagram.

Pasalnya, Heri yang juga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bogor itu membuat status yang bersifat mengajak atau mempromosikan salah satu pasangan calon (paslon). Dalam status foto tersebut, terlihat ‘ingat coblos nomor 3’.

Untuk diketahui, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Pasal 4 Ayat 15 Huruf d menyebutkan bahwa setiap ASN dilarang mengadakan kegiatan yang mengarah keberpihakan terhadap paslon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, imbauan, seruan atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga dan masyarakat. (ads/b/sal/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *