Sehari 3 Bencana Melanda Bogor

by -

METROPOLITAN – Di penghujung musim panas Kota dan Kabupaten Bogor, bencana alam mulai bermun­culan seperti angin puting beliung yang menerjang Kampung Pasir­gaok, RT 01/03, Desa Pasirgaok, Kecamatan Rancabungur, serta Kampus IPB, yang menumbangkan sejumlah pohon. Bukan hanya itu, tiga rumah di Kampung Gudang, RT 02/07, Kelurahan Gudang, Kecama­tan Bogor Tengah, ambles rata dengan tanah.

Kepala Desa Pasirgaok Sarifudin mengatakan, kejadian itu mengakibatkan sejumlah bangunan rusak parah. Hingga malam ini (kemarin, red), warga masih bergotong-royong membersihkan puing-puing bangunan yang roboh. “Saat ini dilaporkan ada beberapa rumah yang rusak, satu di antaranya rusak parah akibat tertimpa pohon besar. Belum tahu jum­lah pastinya, yang pasti saat ini warga masih gotong-royong,” ujarnya kepada Metropolitan.­

Baca Juga  Cawapres Sandi Jual Agropreneur ke Profesor IPB

Saat kejadian, tutur Sarifudin, warga merasakan gempa kecil dibarengi hujan lebat. Tak lama kemudian pohon-pohon tumbang. Warga sempat pun berhamburan menyelamatkan diri. ”Peristiwa ini sudah dila­porkan ke pihak kecamatan, namun hingga kini belum ada bantuan yang diberikan Badan Penanggulangan Bencana Dae­rah (BPBD) Kabupaten Bogor terhadap warga yang rumahnya rusak. Warga juga berharap pe­merintah segera memberi ban­tuan kepada para korban,” tu­turnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Ratik) BPBD Kabupaten Bogor Su­mardi menjelaskan, awal musim hujan tahun ini pihaknya men­catat setidaknya sudah ada se­belas kejadian dalam kurun waktu satu bulan terakhir. “Long­sor, hujan deras disertai angin kencang dan pohon tumbang, adalah yang terbanyak terjadi di awal musim hujan ini,” jelas­nya.

Baca Juga  BPBD Genjot Sosialisasi Evakuasi Bencana Alam

Untuk mengantisipasi kemun­gkinan terburuk, BPBD juga sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Penambahan peralatan hingga meningkatkan jumlah personel yang berjaga merupakan sebagian kecil yang tengah disiapkan BPBD Kabu­paten Bogor. “Kita juga sudah mengimbau kepada masyarakat melalui surat edaran dan sosia­lisai,” ujarnya.

Tak hanya di Bumi Tegar Be­riman, kejadian hampir serupa juga melanda Kota Bogor pada Kamis (25/10) sekitar pukul 12:30 WIB. Tingginya curah hujan mengakibatkan tiga rumah di Kampung Gudang, RT 02/07, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, ambles rata dengan tanah. Kendati tak ada korban jiwa, sejumlah warga terkena dampaknya.

“Terdapat tiga rumah yang roboh dalam kejadian ini. Rumah yang roboh ini sudah tidak ber­penghuni. Dari kejadian ini berdampak pada enam rumah warga sekitarnya. Dari infor­masi di lapangan, ada sekitar 16 KK yang terdiri dari 52 jiwa, termasuk lima balita dan satu lansia di dalamnya menjadi korban dari kejadian ini,” tutup Kepala Seksi Kedaruratan Ben­cana BPBD Kota Bogor Budi Hendrawan. (ogi/b/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *