Wanita yang Disangka Penculik ternyata ODJG

by -

METROPOLITAN – Wanita ber­pakaian merah yang sempat di­duga sebagai pelaku penculikan anak ternyata berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Penyelidikan polisi dan keterang­an keluarga menguatkan hal itu.

Wanita yang diketahui berini­sial TR itu sempat membuat heboh  warga di Koleberes, Kelurahan/Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat karena dikira penculik itu diketahui telah mengalami gangguan keji­waan sejak tahun 2003. ”Sudah kurang lebih 15 tahun bibi saya mengalami gangguan kejiwaan, sudah sering berobat namun sakitnya masih sering kambuh” kata Rian Abdulrahman (28) keponakan TR.

Rian menyesalkan beredarnya postingan tentang TR di media sosial, postingan itu dilihat oleh dua anak TR dan sejumlah te­tangga di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. ”Ramai katanya disebut sebagai pencu­lik, bibi saya memang sering kambuh. Tapi kalau dalam kon­disi normal dia biasa saja, kadang dalam dua bulan sembuh lalu seminggu kambuh. Ini sudah ke beberapa kalinya dia kabur dan mungkin yang terjauh dari se­belumnya,” lanjutnya.

”Saya meminta maaf kalau ada yang merasa kurang nyaman dengan bibi saya, tapi dia bukan penculik. Saya harap ini bisa menjadi klarifikasi ke warganet di media sosial,” sambung dia.

Hal senada diungkap Aji (50), dia meminta seluruh postingan di media sosial bisa dihapus oleh yang memposting. ”Anak TR ini dua, pintar-pintar bahkan satu orang yang sulung dapat bea­siswa. Pas mengetahui ramai di Facebook, anak sulungnya nangis bahkan sampai sekarang masih begitu,” tutur Aji.

Aji meyakini TR tidak berniat menculik anak, namun karena rasa rindu kepada anaknya di­duga membuat TR berniat untuk bercengkrama dengan anak-anak. Namun karena kondisinya se­perti itu malah memancing ke­hebohan.

”Dia dalam kondisi kabur dari rumah karena sakitnya, mungkin melihat anak kecil membuatnya ingat dan kangen dengan dua anaknya. Saya yakin dia enggak berniat nyulik–nyu­lik gitu, ketika kambuh juga dia tidak galak atau sampai nyerang orang. Cuma memang entah kenapa tadi kondisinya beda, mungkin karena takut melihat banyak orang,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Suka­bumi Kota, AKBP Susatyo Purn­omo membenarkan hal itu. Susatyo menjelaskan informasi yang diberikan keluarga mema­tahkan isu viral tentang pencu­likan anak yang dilakukan oleh TR.

”Terkait adanya berita viral ttg isu penculikan anak di jalur ling­kar selatan, Koleberes saat ini telah ditangani oleh Polres Su­kabumi kota. Alhamdulillah sekitar Jam 18.30 WIB telah da­tang dari pihak keluarga TR yang menerangkan bahwa yang ber­sangkutan berstatus ODGJ dari dulu dan pernah menjalani perawatan di rumah sakit dia telah meninggalkan rumah dari hari Senin tanggal 01 Okto­ber 2018,” jelas Susatyo.

”Saat ini masih dilakukan pe­meriksaan terhadap pihak kelu­arga TR serta saksi saksi oleh Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota. Selanjutnya akan dilakukan Ko­ordinasi dengan RSUD Kota Sukabumi untuk pemeriksaan kejiwaan lebih lanjut,” tandas dia. (dtk/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *