METROPOLITAN – Sempat dinyatakan hilang, dua warga Kabupaten Sukabumi yang sedang mengikuti pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Palu, Sulawesi Tengah, ditemukan dalam kondisi selamat.
Dua warga Kabupaten Sukabumi tersebut yaitu Nurmansyah (32) warga Kecamatan Warungkiara dan Qurun (6) warga Kecamatan Nagrak. Qurun dibawa ke Palu oleh ayahnya, Rudhian Aripin, pemilik perusahaan tempe yang ikut dalam pameran itu. ”Ada enam warga Kabupaten Sukabumi yang merupakan utusan dari Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) yang mengikuti pameran tersebut.
Mereka diberangkatkan atas undangan wali kota Palu,” kata Ketua FKDB Sukabumi Ayep Zaki. Informasi yang dihimpun, lokasi stan pameran tersebut tidak jauh dari pantai. Seketika saat tsunami setinggi tiga meter melanda daerah itu, Nurmansyah dan Qurun sempat terhempas. Sementara ayah Qurun saat kejadian berada di rumah.
Beruntung, dua warga tersebut ditemukan selamat pada Sabtu (29/9) pukul 08:00 Wita dan sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Saat ini keluarganya masih cemas karena mereka belum bisa dipulangkan. Bandara belum bisa beroperasi karena banyak fasilitas yang rusak akibat gempa berbekuatan 7,4 Skala Richter (SR) yang terjadi pada Jumat (28/9). (rep/mam/run)