Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp15 Juta

by -

METRO – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai gencar melakukan Operasi Yustisi kepada para pelanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang membuang sampah sembarangan. Denda maksimal Rp15 juta dan kurungan badan selama dua bulan siap menanti para pelanggar perda tersebut.

Penerapan perda dilakukan dengan cara Operasi Tangkap Tangan (OTT) melibatkan per­sonel TNI, Polri dan dinas ter­kait. Sosialisasi berlanjut ke peneguran hingga berujung penindakan. Ketika teguran diabaikan, siap-siap saja mem­bayar denda dengan jumlah yang tidak sedikit. ”Ini meru­pakan penegakan aturan yang harus dipatuhi warga di wi­layah Kabupaten Sukabumi. OTT kepada para pelanggar akan kami lakukan rutin ka­rena kegiatan negatif membu­ang sampah ini sudah men­jadi kebiasaan buruk warga,” kata Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Perundangan, Satpol PP Kabupaten Suka­bumi, Saepudin.

Baca Juga  Keluarga Petugas Pemilu Yang Gugur Di Santuni Hingga Rp 116 Juta

Aturan yang dimaksud tertu­ang dalam aturan Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Peng­elolaan Sampah dan Retribusi Persampahan/Kebersihan. Ancaman Rp15 juta sampai kurungan dua bulan diberla­kukan kepada warga yang tetap ngeyel meskipun sudah menda­pat teguran dan sanksi ringan.

OTT akan dilakukan menda­dak, ketika ada warga yang kedapatan buang sampah sem­barangan akan diamankan dan berlanjut kepada sidang di tempat. ”Kami berharap ma­syarakat mematuhi aturan ini, karena dampaknya akan dira­sakan juga masyarakat. Sung­ai bersih dan tempat yang terbebas dari penyakit,” lanjut­nya.

Kemarin, Satpol PP dan tim gabungan melakukan OTT di wilayah Kecamatan Cicantayan. Di tempat itu, tumpukan sam­pah memang berserakan di tebing sungai yang berbatasan dengan Jalan Nasional Suka­bumi-Bogor. Sampah terbung­kus plastik itu mengeluarkan bau tak sedap. Menurut warga, sampah-sampah itu kerap di­buang pemotor tidak hanya dari warga setempat tapi juga dari warga luar. ”Kadang ada pedagang pakai roda (gerobak, red) melintas seenaknya buang sampah di tempat itu. Warga sudah bosan mengingatkan. Kalau diingatkan, ada juga yang ngeyel dan tetap buang sampah di tempat itu keesokan harinya,” kata warga setempat, Ujang (50). (dtk/els/run)

Baca Juga  Kejurnas Merpati Putih Siap Pecahkan Rekor Muri

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *