Sandi Tampung Unek-unek Pedagang Pasar Anyar

by -
fadli/metropolitan

METROPOLITAN – Kedatangan calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno ke Pasar Kebon Kembang, Jalan Dewi Sartika, Bogor Tengah, Kota Bogor, langsung disambut teriakan histeris yang mayoritas berasal dari kalangan emak-emak. Saat berdialog, para pedagang Pasar Kebon Kembang atau Pasar Anyar menumpahkan unek-uneknya akan kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mengelola pasar tradisional kepada calon presiden nomor urut dua.

Seorang pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Kebon Kembang, Uni Zarni, mengatakan bahwa PKL harusnya dibimbing. Karena itu, ia meminta Sandiaga memberi petunjuk kepada Bima Arya Sugiarto agar keberadaan PKL dibimbing, seperti waktu Sandiaga memimpin DKI yang memperjuangkan rakyat kecil. ”Hampir lima tahun kita luntanglantung. Kita maunya tempat, pak, tidak mau duit.

Baca Juga  Guru Honorer Gabung Dukung 02

Karena kalau dikasih tempat untuk dagang, kita akan dapat duit. Tolong perjuangkan PKL dan sebagai rakyat kecil berharap sama Pak Sandi,”katanya. Sementara pedagang lainnya, Edy, mengeluhkan soal revitalisasi pasar yang masih terdapat banyak kendala.

Menanggapi keluhan tersebut, Sandiaga mengaku pihaknya mendukung pedagang tradisional. ”Kita pastikan bahwa apa yang akan dilakukan dalam revitalisasi tersebut sesuai apa yang diinginkan pedagang, sehingga tidak mengerdilkan usaha para pedagang.

Ketika pasar ini menjadi pusat perekonomian rakyat, sehingga pasar tradisional bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat agar benar dirasakan di sini,” ungkapnya. Menanggapi keluhan para pedagang, Sandiaga menilai harus ada pembicaraan antara pedagang dengan Pemkot Bogor. ”Prabowo-Sandi akan pro pasar tradisional, pedagang kecil. Bima Arya teman kita juga. Mari kita sama-sama, jangan sampai deadlock.

Baca Juga  Proyek Amburadul, Dewan Pesimis Pemkab Dapat Predikat WTP

Jadi kita samasama bangun pasar perjuangan kita,” tuturnya. Menurut Sandi, Pasar Kebon Kembang merupakan pasar tradisional ke-200 yang didatanginya. Namun, ia menyayangkan geliat perekonomian di pasar tradisional semakin turun. Untuk itu, Sandi bersama Prabowo akan merevitalisasi pasar tradisional.

Sebab, program prioritas pasangan Prabowo-Sandi adalah ekonomi. ”Pasar tradisional ini turun 8 persen, sedangkan pasar modern tumbuh 30 persen. Kita melihat bahwa ada pasar tradisional dari sisi bangunannya sudah tua dan ada yang hampir 20 tahun belum direnovasi,” pungkasnya. (ads/b/ sal/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *