Warga bakal Demo saat Peresmian Tol Bocimi

by -

METROPOLITAN  –  Jelang peresmian Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I pada akhir November, warga Kampung Rawey, RT 03/02, Desa Ciajeg, Kecamatan Cigombong, mengancam bakal berunjuk rasa lantaran  pengembang telah ingkar janji untuk membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Warga Desa Ciajeg, Alam, mengaku akan berunjuk rasa saat peresmian jalan tol. Sebab, kontraktor sudah dua tahun hanya janji dan hingga saat ini belum juga dibangun. ”Sudah dua tahun kontraktor menjanjikan JPO. Tapi sampai sekarang belum ada upaya pembangunan,” keluhnya. Alam meyakini peresmian Jalan Tol Bocimi akan dihadang warga jika kontraktor belum juga membuatkan JPO. Walaupun sebelumnya warga dan kontraktor sudah membuat perjanjian dua tahun lalu.

Baca Juga  Bikin Kumuh JPO di Bogor, Spanduk Parpol Nggak Hasilkan PAD

”Saya yakin kalau belum dibuatkan JPO, apa yang jadi hak warga saat peresmian. Akan ada demo seperti yang diutarakan warga Cimande dan warga Kampung Rawey,” terangnya.

Sebelumnya, sambung Alam, sudah diukur untuk JPO, tapi sampai sekarang belum ada penjelasan apa pun. ”Buktinya, lampu penerangan baru dipasang kemarin, padahal proyek ini sudah bertahun-tahun,” katanya.

Sementara itu, staf Desa Ciadeg, Yayat Supriatna, membenarkan terkait JPO sudah dimusyawarahkan dua tahun lalu, baik warga dan kontraktor. Tapi hingga saat ini belum ada kejelasan apa pun. ”Dulu warga sempat demo, mereka minta dibuatkan JPO. Tapi soal warga bakal demo saat peresmian, saya kurang tahu,” katanya.

Baca Juga  Buruh Demo Minta Thr Rp8 Juta

Terpisah, Camat Cigombong, Basrowi, menjelaskan, pihak Kecamatan Cigombong pun sudah mengusulkan ke kontraktor. ”Saya sudah usulkan, tapi sampai sekarang belum ada jawaban,” ungkapnya. (mul/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.