3.705 Unit RTLH Digarap 2019

by -

METROPOLITAN – Pemerintah Kota Sukabumi berupaya keras menangani ribuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau Rutilahu. Pasalnya, hingga kini jumlah RTLH yang belum tersentuh program perbaikan jumlahnya masih cukup banyak. ”Pada 2015 lalu, jumlah RTLH di Kota Sukabumi mencapai 4.909 unit,” kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Dari jumlah tersebut yang sudah ditangani sejak 2016- 2018 ini, mencapai 1.204 unit. Sehingga jumlah RTLH di Sukabumi masih cukup banyak, yaitu mencapai sebanyak 3.705 unit. Targetnya pada 2019, upaya penanganan RTLH dapat ditingkatkan, baik bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, kota maupun dana CSR perbankan.

Fahmi mengatakan, pemkot memberi perhatian khusus pada RTLH karena kemungkinan jumlahnya bertambah cukup tinggi. Misalnya bisa jadi ada orang yang menjadi miskin dan ada warga yang terkena musibah yang berdampak pada perumahan warga. ”Oleh karena itu, pemkot mendorong dana CSR fokus ke RTLH,’’ pinta Fahmi.

Baca Juga  Modal Sepasang, Kini Untung Jutaan per Bulan

Hal itu akan memperkuat upaya penanganan yang dilakukan pemerintah dalam menuntaskan masalah Rutilahu. Selain dari pemerintah dan CSR, ungkap Fahmi, penanganan RTLH juga dibantu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang menggulirkan program Rumah Tinggal Sanitasi Sehat (Rutisae) yang fokus pada sanitasi. Namun kegiatan ini mendongkrak penanganan Rutilahu di Sukabumi.

Pemkot, lanjut Fahmi, berharap dengan intervensi ini warga Sukabumi semakin sejahtera, cerdas dan semakin sehat karena semuanya berawal dari rumah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Asep Irawan menambahkan, pada 2018 ini ada sebanyak 849 unit rumah yang mendapatkan penanganan. Rinciannya dari APBD Provinsi Jabar sebanyak 150 unit rumah yang tersebar di 16 kelurahan dengan dana Rp2.2 miliar.

Baca Juga  Pemdes Mekarsari Bangun RTLH 100 Persen

Selanjutnya dari APBN berupa bantuan BSPS strategis sebanyak 299 unit rumah di lima kelurahan dengan total Rp4.4 miliar dan BSPS bantuan world bank sebanyak 400 unit rumah yang tersebar di 20 kelurahan Rp6 miliar.

Kasubdit Pelaksanaan Bantuan Stimulan, Direktorat Rumah Swadaya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Fitrah Nur menerangkan, pada 2018 ini ada sebanyak 699 unit rumah di Kota Sukabumi yang mendapatkan program BSPS. ”Pada 2019 jumlah rumah yang diberikan bantuan masih dibahas dan mudah-mudahan ada penambahan,” tandasnya. (rep/mam/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.