Masjid Ghomidi Miliki Nilai Sejarah

by -

METROPOLITAN – Ada sejak 2014, Masjid Ghomidi di RT 01/05, Desa Bantarsari, Bogor, memiliki nilai sejarah bagi warga setempat. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ghomidi Bantarsari Supendi menceritakan, Masjid Ghomidi sebelumnya adalah Musala Al-Islah yang sudah ada puluhan tahun silam.

“Sebetulnya sudah ada sejak 1990. Saat itu, Musala Al-Islah menjadi pusat pembejalaran agama, baik mengaji dan beribadah,” katanya kepada Metropolitan.

Dengan berangsurnya waktu ke waktu, ia bersama warga lain ingin adanya perbaikan musala agar lebih layak saat menunaikan salat wajib. “Tentu perubahan ini beralasan. Alhamdulillah, berkat doa dan dorongan dari berbagai pihak, ada donatur dari Arab Saudi melalui organisasi WAMY membantu pembangunan,” terangnya.

Baca Juga  Santri Ponpes Riyadul Mutaalimin Siap Tanding di Pakansari

Proses pembangunan yang menelan anggaran tak kurang dari Rp400 juta itu, tuturnya, akhirnya dapat diselesaikan dalam waktu dua bulan dengan dibantu gotong-oyong warga.

Musala Al-Islah yang sebelumnya hanya berukuran 10×10 meter, jelas Supendi, setelah ditingkatkan menjadi masjid, saat ini memiliki luas 170 meter dengan konsep bangunan minimalis.

“Saat ini ada dua lantai. Lantai atas digunakan untuk remaja belajar agama. Sedangkan kami akan rencanakan ke depan akan dibuatkan semi pondok pesantren agar para pemuda-pemudi Bantarsari lebih baik lagi pada sektor keagamaan,” pungkasnya. (yos/c/yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *