Panwaslu Ajak PPS Hingga PKD Samakan Persepsi

by -

METROPOLITAN – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Cisarua bersama penyelenggara pemilu lainnya di lingkungan Kecamatan Cisarua menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tahapan Pemilu 2019, belum lama ini. Rakor dilakukan untuk memaksimalkan pemahaman tugas dan aturan penyelenggara pemilu di tingkat bawah.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor Ridwan Arifin mengatakan, rakor dihadiri Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga Panitia Pemungutan Suara (PPS). Dalam kegiatan tersebut, mereka dibekali berbagai informasi soal aturan dan fungsi tugas sebagai penyelenggara pemilu. “Kami berharap semua sama frame berpikirnya, mengacu pada aturan. Misal soal pemberkasan, ada berkas-berkas yang harus diberikan dari penyelenggara ke penyelenggara lain, ini harus paham biar tidak ada kesalahan. Jadi semua tahu tugas-tugasnya,” kata Ridwan.

Dengan begitu, dirinya berharap semua penyelenggara hingga tingkat bawah mengerti aturan dan posisinya masing-masing. Sebab, semua tahapan yang dijalankan penyelenggara pemilu sudah diatur dalam Undang-undang dan harus ditaati bersama. “Jadi lebih ke pemahaman tugas. Misal PKD, di undang-undang itu ada sanksi pidana terkait pengawalan kotak suara. Hal-hal kecil seperti jangan sampai abai karena berimplikasi hukum. Laporan-laporan juga harus tepat waktu, karena semua ada tahapan dan jadwalnya,” terangnya.

Selain itu, rakor ini sekaligus melihat langsung kendala yang dialami penyelenggara di tingkat bawah. Dengan demikian, potensi-potensi permasalahan bisa diantisipasi dan dicarikan solusinya. Menurut Ridwan, rakor ini berlangsung di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor. “Kami juga ingin mengetahui kendala apa yang dialami di bawah seperti apa. Jadi kerawanan-kerawanannya juga bisa dipetakan,” pungkas Ridwan. (fin/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *