Di Desa Batutulis Angka Rutilahu Masih Tinggi

by -

NANGGUNG – Angka Rumah tidak layak huni ( Rutilahu) di Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung masih cukup tinggi. Meskipun terus dikikis dengan bantuan pembangunan rutilahu, baik melalui program pemerintah Kabupaten dan provinsi, namun jumlahnya tidak pernah habis.

Menurut, Kepala Desa Batutulis, Ade Supriatna bahwa sesuai database, Rumah tidak layak huni diwilayahnya kisaran diangka 300 sekian.

”Upaya mengurangi angka kemiskinan bahwa ia menargetkan untuk pembangunan Rutilahu tersebut minimal per satu tahunnya sebanyak 57 unit rumah,” ujar Ade, Kepada wartawan, kemarin.

Dengan angka sekian, setiap tahunnya berarti selama kurun waktu 6 tahun bantuan untuk rehab Rutilahu sebanyak 342 unit belum lagi bantuan dari PT.Antam Pongkor, hal ini sangat membantu terutama bagi warga penerima manfaat,” imbuhnya.

Oleh karenanya, kata Ade, semua tidak lepas dari peran masyarakat artinya, gotong royong maupun swadayanya harus diusahakan harus ada. ”Maka itu mandeset atau paradigma masyarakat yang harus dirubah,” paparnya.

Ia meneruskan, kewajiban kami akan memberikan pencerahan dan akan dibahas di Musyawarah Desa ( MusDes) karena turut serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan,” tuturnya.

”Paling dominan penerima bantuan Rutilahu, yaitu dikampung Pasirgintung selebihnya kampung Wates, Cipetir dan Kampung Cibokor.” tambah ketua LPM Desa Batu Tulis, Erwin Jamaludin.

Ia menyebutkan, sepanjang tahun 2018 pengerjaan rehab rumah, sebanyak 56 unit rumah.” Sebelumnya 28 rumah telah rampung dan sudah bisa dipungsikan sedangkan 28 rumah lagi masih tahap pengerjaan,” ucapnya. Erwin menjelaskan, bangunan rumah yang sedang berlangsung pengerjaannya merupakan bantuan dari APBD Kabupaten Bogor.

”Sebagian besar rumah Rutilahu kondisinya rusak berat. Di targetkan selama tiga bulan terakhir bangunan rumah tersebut dipastikan bisa segera selesai,” jelasnya. Ia menjelaskan, dari sekian kampung menurut data yang dihimpun bahwa kampung Babakan dan kampung Cipetir terbilang cukup tinggi angka Rutilahu yang notabene warga miskin,” pungkasnya.

(kmg/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *