Dibiarkan Menjamur, PKL Banjarsari Kebal Perda

by -

METROPOLITAN – Ciawi  Banyaknya para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Banjarsari, Desa Banjarsari, layak disoal. Keberadaannya seolah tak tersentuh peraturan daerah (perda). Diduga kuat, ada unsur kesengajaan dari pemerintah kecamatan dan desa. Sebab, PKL di lokasi pengairan dan daerah milik jalan (damija) itu sampai sekarang masih berdiri kokoh.

Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Ciawi, Sunarto, mengatakan, bangunan itu berdiri di daerah yang melanggar, karena berada di atas aliran sungai maupun damija. Meski melanggar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Ciawi tak bisa melakukan tindakan tegas sesuai Peraturan Daerah (Perda) Tribum. Alasannya, keberadaan para PKL itu di bawah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Banjarsari.

Baca Juga  PKL Simpang Ciawi Membandel

”Mau bagaimana lagi, PKL di Desa Banjarsari sudah dikelola BUMDes. Jadi, kami biarkan saja berdiri dan hanya mengimbau pedagang tidak membuang sampah ke aliran kali,” ujarnya.

Sementara itu, pengawas pengairan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengairan wilayah III, Dedi Junaedi, mengatakan, lahan yang digunakan PKL di Banjarsari bukan masuk ke pengairan. Akan tetapi, kalau melihat Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Mendirikan Bangunan di area sempadan maupun aliran irigasi.

Apabila pedagang membuang sampah ke lokasi aliran kali, sambung dia, itu sudah melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2015 Pasal 29 Ayat 1 dan dikenakan denda Rp50.000.000 serta sanksi tiga bulan. ”Dilihat dari lokasinya, pedagang itu sudah melanggar aturan,” ujarnya.

Baca Juga  UPZ Gencar Gelar Sosialisasi Zakat, Infak dan Sodaqoh

Lalu, Sekretaris Desa (Sekdes) Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Syamsul, mengakui keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar lahan pengairan dan damija dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan Potensi Asli Desa (PADes).

Sementara itu, Penilik Jalan Kecamatan Ciawi pada UPT Jalan dan Jembatan wilayah Ciawi, Abdul Rohman, mengatakan, pihaknya akan mendatangi lokasi PKL di sepanjang jalan tersebut. ”Saya akan cek ke lokasi dan melakukan pendataan. Jika berada di sekitar damija, maka akan saya laporkan ke dinas untuk ditindaklanjuti,” tukasnya.(ash/b/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.