Finalis Puteri Indonesia Masuk Jaringan “Wik Wik” Online

by -

METROPOLITAN – Vanessa Angel tak sendirian. Setelah model Avriellya Shaqqila, ada enam artis lagi yang terlibat prostitusi online jaringan Siska dan Tentri. Nama keenamnya terang-terangan diumumkan polisi. Dua di antaranya merupakan finalis Puteri Indonesia. Mereka mulai dipanggil minggu depan.

ENAM artis yang dibeberkan polisi adalah Maulia Lestari (ML), Baby Shu (BS), Fatya Ginanjarsari, Riri Febianti, Aldira Chena dan Tiara Permata Sari. Dua artis sinetron di salah satu televisi swasta, dua finalis Puteri Indonesia 2016 dan 2017, satu artis FTV dan satu model. Selain model, mereka juga dikenal sebagai selebgram.

Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengaku telah melayangkan surat pemanggilan kepada enam artis yang diduga terlibat jaringan prostitusi online. Bahkan pihaknya akan menjemput paksa jika keenam artis itu tidak datang. ”Karena ini sudah kita panggil. Tadi menyampaikan kapolda sudah memanggil enam orang lagi. Jadi kita surat panggilan ini sifatnya adalah memanggil seseorang dengan identitas seseorang, nama seseorang,” ujarnya.

Barung mengatakan bahwa nama-nama tersebut telah dipanggil. Namun minggu depan mereka dijadwalkan hadir. Pemanggilan itu untuk melengkapi data pemeriksaan. ”Karena itu, pak kapolda menyampaikan bahwa namanama dari ada yang akan kita panggil minggu depan secara keseluruhan. Enam orang ini yang akan kita panggil dalam melengkapi penyidikan yang kita lakukan,” katanya.

Baca Juga  Cari Koper? Ke American Tourister Saja...

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengaku pihaknya memberi beberapa kesempatan. Jika dalam panggilan pertama tidak datang, pihaknya akan memanggil lagi. Namun untuk yang ketiga kalinya, Luki tidak segan menjemput paksa. ”Ini akan kami layangkan untuk minggu depan dan apabila nanti dia tidak datang, kami panggil lagi berikutnya, sampai dua kali. Kalau ndak datang lagi, kita upaya paksa untuk membawa mereka,” ujar Luki.

Luki mengatakan, pemanggilan tersebut cukup penting. Sebab, para artis yang sementara masih menjadi saksi harus segera dihadirkan. Hal itu karena kesaksiannya dibutuhkan dalam melengkapi datadata penyidikan. ”Karena ini menyangkut untuk segera memperjelas jaringan daripada kasus prostitusi online ini,” lanjutnya.

Sementara akun Instagram Maulia Lestari, finalis Puteri Indonesia asal Jambi, itu tibatiba dihapus. Maulia Lestari merupakan finalis Puteri Indonesia 2016. Wanita cantik yang kerap disapa Lea Lestari itu sebelumnya termasuk sosok yang aktif mengunggah aktivitasnya di media sosial. Bahkan Lea merupakan satu di antara selebgram yang kerap menerima endorse.

Namun pada Jumat (11/1), akun Instagram-nya @lealestari_ tiba-tiba tak bisa diakses. Sebelumnya pada Jumat akun tersebut masih terlihat aktif. Namun akun tersebut kemudian tak bisa lagi diakses.

Munculnya kasus ini membuat Yayasan Puteri Indonesia (YPI) angkat bicara. YPI menegaskan sudah memecat finalis yang terdaftar dalam prostitusi online. Finalis atas nama Fatya Ginanjarsari dan Mulia Lestari atau Maulia Lestari sudah dipecat. “Jadi pertama-tama kita juga terkejut dengan pemberitaan ini, terlepas dari itu benar atau tidak,” kata Corporate Communication YPI Mega Angkasa.

Baca Juga  Batu Unik Di Ambon, Bentuknya Seperti Layar

Fatya yang merupakan finalis Puteri Indonesia 2017 asal Kalimantan Utara, telah dipecat dua tahun lalu. Begitu pula dengan Mulia Lestari atau Maulia Lestari, finalis Puteri Indonesia 2016. “Karena melanggar pasal-pasal dan kontrak yang disepakati dengan YPI dan dipecat sejak dua tahun lalu,” kata Mega.

Dipecatnya kedua finalis itu pun sekaligus memutus tanggung jawab YPI terhadap aktivitas finalis tersebut. “Dengan dipecatnya dia otomatis kami tidak bertanggung jawab terhadap tindak tanduknya. Secara otomatis kita tidak bertanggung jawab terhadap perilaku mereka di luar sana,” tegas Mega.

Tak hanya itu, selama menjadi bagian dari YPI, para finalis diminta selalu menjaga nama baik. “Kemudian yang perlu kami sampaikan bahwa seluruh finalis Puteri Indonesia selalu kita imbau agar menjaga nama baik,” katanya.

Salah satu artis yang diduga masuk jaringan prostitusi online, Baby Shu, tak terima ketika namanya disebut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat memaparkan daftar nama artis diduga terlibat prostitusi online di Polda Jatim.

Baca Juga  Tagar #HTMenangkanJokowi Ramai di Twitter

Melalui Instagram Story, Baby Shu menuliskan kekesalannya. Ia pun membubuhkan emotikon marah, tanda tak main-main dalam kecamannya. ”Ada apa ini??? Kok pada bilang gue ikutan di berita itu? Hahahaha bisa diatur kalau sempat itu saya yang dimaksud,” tulis Baby Shu.

WIK-WIK ONLINE Viralnya enam artis yang terlibat jaringan prostitusi online, bersamaan dengan viralnya video lagu dari Thailand berjudul Wik Wik Ah Ah. Lagu tersebut merupakan duet dari penyanyi Khrang Chux Xay Nae featuring Tar Phey. Lagu berdurasi 4 menit 18 detik itu bikin heboh karena di bagian tengah lagu ada lirik dan nada seperti orang mengerang. Apalagi si penyanyi perempuan di video lagu tersebut tampil seksi. Hal itu dianggap mirip dengan artis dan model yang terlibat prostitusi online.

Padahal, lagu Wik Wik Ah Ah sendiri bercerita tentang seorang pria yang harus menyaksikan kekasihnya dinikahkan secara paksa oleh lelaki lain. Hal itu terjadi karena si perempuan dan laki-laki ketahuan mabuk dan dianggap melanggar norma sekitar. Padahal lelaki tersebut sudah siap menikah dengan kekasihnya Namun apa mau dikata, sang kekasih malah menikah dengan lelaki dari keluarga baik-baik. (dtk/tib/mam/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.