Gara-Gara Perlintasan Kereta Dua Remaja Bonyok DiHajar Massa

by -

METROPOLITAN – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Perumpamaan itu tepat disematkan kepada Rapi dan Antoni. Dua remaja berusia 18 tahun ini bonyok dihajar massa lantaran kepergok mencuri sepeda motor milik warga yang terparkir di pinggir jalan, Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor,
kemarin.

Apesnya, pelarian kedua pelaku terhenti setelah terjebak di perlintasan rel kereta api Kampung Salimah, RT 02/01, Desa Gintungcilejet, Kecamatan Parungpanjang. Warga yang mengejar dengan kendaraan pun menghentikan mereka lalu menghajarnya beramai-ramai.

“Kedua pelaku babak belur dan satunya sempat ditelanjangi,” kata Sekdes Gintungcilejet, Vicky.

Menurut dia, kedua pelaku ini mencuri sepeda motor milik warga di sekitar Masjid Babakantenjo. Setelah dipergoki warga, mereka lari ke arah Lumpat kemudian ke Cilangkap dan berhenti atau terjebak di perlintasan kereta api di Kampung Salimah.

Baca Juga  Antisipasi Kerumunan, Satpol PP Pasar Rebo Getol Pantau Aktvitas Warga

Sementara itu, Kapolsek Parungpanjang, Kompol Nurahim, membenarkan kejadian tersebut. Kedua pelaku diketahui warga Desa Tegallega, KecamatanCigudeg, Kabupaten Bogor.

“Jadi, mereka ditangkap warga dengan cara dikejar dan ditabrak dengan motor, sehingga pelaku terjatuh. Mereka sempat dihajar massa kemudian diserahkan ke aparat kepolisian,” katanya.

Untuk keterangan lebih lanjut, sambung dia, kedua pelaku diamankan ke Makopolsek Parungpanjang. Sementara pihaknya mengamankan beberapa barang bukti dari pelaku. Di antaranya dua unit sepeda motor dan satu unit handphone.

“Sudah kita amankan. Tapi, satu dari pelaku sempat kita larikan ke Puskesmas Parungpanjang karena mengalami luka berat bekas bogem mentah dari masyarakat,” ujarnya. (sir/b/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.