Kades Cisaat Pastikan Air Cikombo tidak Bermasalah

by -

METROPOLITAN – Kepala Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi Nanak Sukron optimis sumber air Cikombo yang akan dimanfaatkan warganya tidak bermasalah terhadap warga desa lain. Pasalnya sumber air tersebut milik Desa Cisaat yang dimohon ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi untuk melayani warganya.

Nanak Sukron menjelaskan, seluruh proses telah ditempuh bahkan koordinasi ke Kades Caringin dan Kades Bangbayang telah dilakukan. Dan lagi sumber air tersebut milik warga Desa Cisaat karena posisinya dibawah pemukiman warga. ”Rencananya Perumda Air Minum akan mendorong ke torn yang tinggi dan besar kapasitasnya disesuaikan guna mengalir ke warga dengan cara grafitasi,” ujarnya, Kamis (17/01).

Dilain pihak juga, Kades Cisaat selama ini setiap musim kemarau warganya kekurangan air bersih. Sementara Perumda Air Minum memiliki sumber yang dialirkan ke pelanggannya. Hingga kini kontribusi nyata dan berkelanjutan dari Perumda Air Bersih tidak ada.

”Atas dasar itulah kami meminta Perumda AIr Minum memberikan kontribusi dalam bentuk pengadaan air bersih untuk warga Desa Cisaat. Bahkan pengguna air di desa lain tidak akan terganggu karena tidak seluruh air Cikombo ditariknya ke torn,” paparnya.

”Saya minta, lanjut Kades, kontribusi itu untuk warga. Sebab selama ini warga kami kekurangan air bersih. Dan tidak akan mengganggu pengguna air lainnya.” sambungnya.

Bahkan, Nanak berharap pembangunan sarpras air bersih dari Perumda AM bisa terealisasi tahun ini. ”Apalagi pembangunan dilaksanakan sebelum musim kemarau tiba,” harapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Direktur Tehnik (Dirtek) Perumda AM, Iyus Sugiarto mengatakan bak penampungan berkapasitas 20 liter perdetik tersebut rencananya akan diisi dari sumber mata air CIkombo sebagai bahan baku untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga Desa Cisaat dan sekitarnya.

”Bak penampungan tersebut rencananya akan segera dibangun dari dana APBN, untuk melayani sekitar 2 ribu Kepala Keluarga (KK) di wilayah Desa Cisaat, dengan memanfaatkan sumber mata air Cikombo,” kata dia.

Secara teknis, lanjut Iyus, air dari sumber mata air Cikombo akan ditarik ke atas dalam bak penampungan yang akan dibangun dengan menggunakan pompa Air. “Air Cikombo akan ditarik ke atas dan ditampung di bak penampungan lalu di distribusikan ke warga desa Cisaat,” terangnya.

Dijelaskan Iyus, rencana pembangunan bak penampungan tersebut tentunya perlu dukungan dan persetujuan semua pihak, terlebih yang memanfaatkan air Cikombo tidak hanya warga di desa Cisaat, tapi ada warga juga di desa Caringin dan Bangbayang. ”Tentunya sepanjang semua pihak menyetujui Perumda AM akan respon, dan memenuhi permohonan warga untuk menjadi pelanggan Perumda AM,” ungkapnya. (hid/ ade/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *