Kades Minta Yayasan Serahkan Jalan Jadi Aset Desa

by -

METROPOLITAN– Pemerinta­han Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi mengaku mengalami kendala dalam membangun jalan desa yang rusak, atau tepatnya jalur yang menghubungkan ke Kecamatan Klapanunggal itu di­karenakan status tanah masih dimikili oleh Yayasan Purnabak­ti Pertiwi.

Hal itu diungkapkan Kades Mam­pir, Parto kepada Metropolitan. Menurutnya sejak tahun 2000 silam pihak desa dibantu oleh Muspika sudah beberapakali mengajukan kepada Yayasan Purnabakti pertiwi agar menyerahkan tanah yang menjadi ruas jalan desa. Namun sudah berjalan 8 tahun tetap pihak pemilik tanah belum menyerahkan.

Akibatnya tambah dia, Jalur desa yang menghubungkan ke Cileungsi dan Klapanunggal itu tidak dapat diperbaiki menggunakan dana desa karena ter­halang status kepemilikan.

“Sepanjang tadak ada penyera­han dari pihak Yayasan Purna­bakti Pertiwi, sepanjang itu pula buntu tidak akan tembus. Sudah sekian ganti camat, sudah berka­li-berkali musrembang semestinya dari DPRD dapat mempasilitsinya.

Bayangkan sudah 8 tahun lebih kami memperjuangkan tanah yang dijadikan jalan itu agar di­serahkan menjadi aset desa, te­tapi tidak ada hasilnya, tahun 2019 ini saya bersama para kades seKecamatan Cileungsi sedang memperjuangkan jalan tersebut,” jelas Parto. (has/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *