Kapolres Minta Warga Jangan Tersulut Berita Hoax

by -

METROPOLITAN – Kapol­resta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser, mengimbau masyarakat tidak menyebar hoax kasus penusukan siswi SMK Baranangsiang, Adriana Yubelia Noven Cahya (18), Se­lasa (8/1) sore lalu. Terlebih, saat ini pelaku belum juga terungkap. Sementara berita hoax di media sosial (medsos) adalah foto pria yang bersama Noven diasumsikan masyara­kat sebagai pelaku penusukan. Padahal, orang itu berstatus saksi dan dipastikan bukan pelaku pembunuh Noven.

“Kami sedang melakukan pendalaman, tapi S bukan pela­kunya. Polisi juga tidak mengelu­arkan pernyataan bahwa pria yang ada difoto sebagai pelaku,” katanya. Hendri berharap ma­syarakat jangan menduga-duga lantaran korban foto bersama lelaki tersebut.

”Saya bilang tadi perangi hoax. Kita sama-sama mem­berikan solusi kepada warganet supaya tidak terjerat UU ITE atau penyebaran berita atau informasi hoax di media so­sial,” tambahnya. Ia mengung­kapkan, semua warga bisa berpolitik, beda pendapat, partai dan mengkritik. Tapi jika sudah menghina dan men­gujar kebencian, itu salah dan harus dihindari.

Baca Juga  Rencana Pembangunan Skybridge dan Penataan Terminal Bojonggede, Gagal Ditinggal Kabur Investor

“Saya berharap warga Kota Bogor banyak belajar dari setiap perkembangan yang terjadi. Ikuti perkembangan yang ada,” bebernya. Apalagi, sambung dia, tahun ini sudah masuk Pilkada Serentak 2018 dan Pe­milu 2019. ”Masyarakat Kota Bogor harus tenang dan tidak mudah terhasut atau terpro­vokasi dengan pemberitaan hoax yang akan memecah be­lah persatuan dan kesatuan bangsa kita ini,” paparnya. (ads/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.