Kumpulkan Berkas dalam Satu Ruangan

by -

METROPOLITAN – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bogor berencana membangun gudang penyimpanan aset milik Pemkot Bogor dengan APBD Perubahan. Gudang dengan konsep indoor dan outdoor itu nantinya digunakan untuk menampung dan menyimpan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, baik kendaraan maupun mebeler.

Kepala BPKAD Kota Bogor, Anggraeni Iswara, mengung­kapkan, awalnya gudang aset tersebut akan dibangun meng­gunakan APBD murni 2019. Namun belum bisa tereali­sasi, sehingga akan diusulkan kembali pada anggaran pe­rubahan.

“Gudang aset akan dibangun dalam konsep indoor dan out­door. Bentuknya menyerupai hanggar dengan luas 1.000 meter persegi. Gudang ini nanti­nya digunakan untuk menam­pung dan menyimpan aset milik Pemerintah Kota Bogor, baik kendaraan maupun me­beler,” ujarnya.

Ketika ada aset Pemkot Bogor yang rusak dan sudah dilapor­kan ke wali kota, maka aset tersebut akan ditarik dan di­simpan di gudang sambil menunggu penghapusan. Ter­kait penghapusan aset ini mem­butuhkan waktu cukup lama. Proses penghapusan tidak sederhana, karena harus mel­alui penilaian dari Kantor Pe­layanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). “KPKNL da­lam menjalankan tugas tak hanya melayani Kota Bogor, tapi juga empat wilayah lainnya, seperti Kabupaten Bogor, Ka­bupaten dan Kota Sukabumi serta Cianjur,” jelasnya.

Artinya, sambung dia, dalam proses penghapusan Kota Bo­gor menyesuaikan jadwal KP­KNL. Mulai dari penilaian, penghapusan sampai lelang yang juga dilakukan KPKNL.

“Inilah sebabnya kenapa ada barang atau aset yang menum­puk di SKPD. Karena ya itu tadi proses penghapusan mem­butuhkan waktu cukup lama,” tegasnya.

Jika pemkot sudah memiliki gudang, maka tak perlu menung­gu proses tersebut. “Aset rusak di SKPD ditarik dulu ke gudang dan kami yang bertanggung jawab mengurus proses peng­hapusan,” tukasnya. (ads/b/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *