Pembangunan Terminal Parung Belum Final?

by -

METROPOLITAN – Pembangunan Terminal Parung dianggap menjadi solusi dalam mengatasi kemacetan di wilayah Parung. Sejak ditetapkan menjadi terminal tipe B, pengelolaan dan pembanguanannya menjadi ranah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor Dudi Rukmayadi mengatakan, beberapa waktu lalu pihak pemprov ada yang mendatangi Dishub Kabupaten Bogor, terkait pembahasan dan fakta lapangan untuk pembangunan di terminal tersebut. Kedatangan itu dianggap sebuah itikad baik dalam kejelasan pembangunan.

“Intinya pemprov (jawa barat) harus mereview Detail Engineering Design (DED) yang ada, baru muncul anggaran (untuk pembangunan). Jadi sampai saat ini belum ada kepastian anggaran,” katanya saat ditemui Metropolitan di kantornya, belum lama ini.

Maka, sambung dia, untuk 2019 baru akan mereview DED yang sudah ada, untuk memastikan angka untuk pembangunan yang direncanakan baru terlaksana setahun kemudian alias pada tahun anggaran 2020.

“Setelah review DED selesai, baru dianggarkan pembangunannya pada 2020, karena baru ketahuan angka anggarannya setelah review DED beres,” papar Dudi.

Terminal Parung yang masuk kedalam tipe B, secara aturan pembangunan dan pengelolaan ada di Pemprov Jabar. Sehingga, Dishub Kabupaten Bogor tidak dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan. Namun, dilibatkan dalam bentuk informasi dan data.

“Tipe B sesuai Surat Keputusan (SK) gubernur (Jabar). Di kita cuma pelibatan dalam bentuk informasi saja, karena kita ada di daerah. Dari kedatangan pemprov lalu, intinya memang DED yang ada harus di review dulu,” tuntasnya. (ryn/c/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *