Tuhan Palsu Berkeliaran di Sukabumi

by -

METROPOLITAN – Seorang pria paruh baya bikin geger pengguna media sosial di Sukabumi. Ia mengaku Tuhan. Pria bernama M’A Abud itu pun menduduki Alquran. Aksi tersebut direkam sejumlah pelajar SMAN 4 Kota Sukabumi. Hal itu ia lakukan pada Rabu (16/1) di Masjid Agung Kota Sukabumi. Karena aksinya, ia diamankan polisi.

”Kita amankan malam tadi sekitar pukul 23:00 WIB. Ketika kita amankan, pelaku juga berbicara ngelantur. Karena kita khawatir isunya menjadi berkembang ke mana-mana, kita amankan dulu lah. Anggota kita minta melakukan penyelidikan,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo, Kamis (17/1).

Polisi mengaku akan berkoordinasi dengan dokter spesialis kejiwaan dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi untuk mengecek kondisi mental pria tersebut. ”Kita akan koordinasi dengan Dinsos, dengan medis juga kita memastikan kondisi mentalnya,” imbuh Susatyo.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota AKP Budi Nuryanto menyebut saat ini Abud diperiksa di Unit III Reskrim. ”Anggota masih periksa, obrolannya masih belum nyambung. Tapi pengakuan dia bernama Abud, warga Padaraang, Cisaat. Saat kita periksa, dia tidak memiliki kartu identitas. Dia hanya membawa plastik berisi tiga buah Alquran,” kata Budi.

Sementara pelajar perekam aksi itu, Aira, mengaku merekamnya saat di Masjid Agung. Aira saat itu bertanya soal posisi tong sampah, namun malah dibalas dengan ucapan Abud yang mempertanyakan soal siapa yang membuat langit. ”Dia malah bertanya siapa coba yang membuat langit ini. Karena jawabannya yang aneh, akhirnya saya rekam video,” tuturnya.

Selain itu, Abud juga mengaku sebagai Tuhan yang ada di dunia. ”Saya adalah Tuhan dunia,” ucap Aira menirukan Abud. Usai mengucapkan kalimat itu, ia kemudian menduduki Alquran. ”Saya sempat larang tapi dia tetap bersikeras menduduki Alquran. Ada juga bapak-bapak yang melihat itu langsung melarang tapi si bapak yang dudukin Alquran malah bentak. Dia bilang nggak apa-apa ini urusan saya,” ungkap Aira. (dtk/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *