Berantas Pejabat Korup

by -

METROPOLITAN – Praktik tindak pidana korupsi masih sering terjadi di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, banyak kepala daerah yang mesti dibui karena terlibat kasus rasuah. Sebagai LSM yang menaruh perhatian terhadap memerangi tindak pidana korupsi, Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor (Gempur) konsisten memerangi oknum pejabat yang main-main dengan duit rakyat.

Ketua Umum Gempur, Saprudin Roy mengatakan, keberadaan Gempur Bogor Raya mengingatkan kembali bahwa ada kelompok masyarakat yang membenci korupsi, sembari memantau kelakuan oknum pejabat yang terus memperkaya diri dengan jalan yang tidak benar.

“Saya menghimbau kepada anggota Gempur Bogor Raya dan masyarakat, agar terus memantau dan pengawasan, jika ada indikasi yang mengarah ke arah korupsi, jebak dan jebloskan ke penjara,” katanya usai peresmian Gempur Bogor Raya, kemarin.

Baca Juga  Wabup Cek Kesiapan Posko Pengendalian Oksigen di BPBD

Dalam memerangi korupsi, Gempur seringkali melakukan aksi turun kejalan. Beberapa bulan lalu saja, Gempur melakukan aski demonstrasi di depan Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dengan menurunkan lebih dari 5000 masa. Terkait dugaan instansi pemkab yang bermain – main dengan hukum.

“Gempur ada dimana – mana, ada disetiap daerah, tujuannya untuk ikut memantau, mengawasi juga menyoroti kebijakan pemda. Jika ada dinas yang mainmain dengan hukum, kami akan demo dinas tersebut dengan mengerahkan ribuan masa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Gempur Bogor Raya, Nurcholis Fardillah mengaku, dirinya bersama pengurus harian Gempur Bogor Raya akan menjalankan amanah yang telah diberikan Ketua Umum Gempur untuk ikut serta memerangi korupsi, khususnya di Bumi Tegar Beriman ini.

Baca Juga  Nurhayanti Ingin Curhat Ke Dua Menteri

”Hal pertama yang akan dilakukan Gempur Bogor raya melakukan pembinaan dan pembekalan kepada semua pengurus harian. Jangan sampai ada anggota yang turut serta apalagi terlibat dalam tindakan korupsi,” ujar pria yang akrab disapa Fadil.

Dia meminta Pemkab Bogor menjalankan tugasnya sesua aturan jika tidak ingin karirnya berakhir di penjara. “Masyarakat Kabupaten Bogor tentunya kami pun menginginkan pemrintah daerah yang bersih dari korupsi. Jangan sampai seperti daerah lain,” ucapnya.

Di beberapa daerah, sambung dia, tumbuh subur pembangunan infrastruktur disertai banyaknya pemodal yang rela berinvestasi untuk memajukan daerah, serta meningkatkan ekonomi masyarakat. Namun, disayangkan, masih saja ada pejabat yang tergoda melakukan praktik suap dalam proses perijinannya. ”Jangan sampai pejabat Pemkab Bogor bernasib serupa dengan Bupati Bekasi, yang di tangkap KPK karena dugaan suap perijinan. Sudah cukup Kabupaten Bogor punya pengalaman buruk, jangan mengulangi kesalahan yang sama,” pungkasnya. (ryn/c/yok)

Baca Juga  Biar Nggak Gaptek, Sekcam Dilatih Update Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.