Empat Catatan Hitam DLH Bogor

by -

METROPOLITAN – Dinas Ling­kungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dinilai tidak kompeten. Hal itu diungkapkan pemerhati Kebija­kan dan Layanan Publik, Maraja Manalu, usai menerima Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman RI perwakilan Jakarta Raya terkait malaadministrasi dalam penanganan pencemaran Sungai Cileungsi, kemarin. “Dalam kesim­pulan itu, Ombudsman menyebut Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Pandji Ksatriadi, tidak kom­peten dalam empat poin,” katanya.

Dia membeberkan empat poin ti­dak kompetennya Pandji Ksatriadi sebagai kepala dinas. Pertama, tidak kompeten dalam mengawasi izin lingkungan yang telah diterbitkan yang berdampak terhadap pence­maran Sungai Cileungsi.

Kedua, tidak kompeten dalam me­nindaklanjuti pengaduan masyara­kat terkait pencemaran Sungai Ci­leungsi, arena penanganan penga­duan tidak sesuai Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 22 Tahun 2017 tentang tata cara peng­elolaan pengaduan dugaan pence­maran dan/atau perusakan lingkungan hidup dan/atau perusakan hutan.

Baca Juga  Narik di Luar Trayek, Angkot di Bogor Kena Tilang

Sementara poin ketiga, kepala di­nas disimpulkan tidak kompeten dalam memantau analisis terhadap pelaporan terkait baku mutu ling­kungan yang disampaikan perusa­haan di sekitar Sungai Cileungsi. Sehingga DLH Kabupaten Bogor tidak mampu mengawasi potensi pencemaran Sungai Cileungsi.

“Keempat, Kadis DLH Kabupaten Bogor tidak kompeten dalam men­jalankan fungsi pengawasan ling­kungan hidup, karena tidak adanya jabatan PPLH pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor,” bebernya.(gi/b/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.