Masuk Kalender Even Nasional

by -

METROPOLITAN – Gemuruh gende­rang serta riuh tepuk tangan dan sorak masyarakat jelas terdengar kala melin­tasi Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, Kota Bogor. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah tumpah ruah di sepan­jang jalur Suryakencana sejak pukul 15:00 WIB kemarin.

Ribuan masyarakat sengaja hadir un­tuk ikut ambil bagian dalam kemeriahan Bogor Street Festival (BSF) 2019 yang berlangsung di sepanjang Jalan Raya Suryakencana Kota Bogor. Beragam hiburan berbalut seni dan budaya dis­uguhkan jajaran panitia mulai sore hingga malam hari. Kendati sempat diguyur hujan rintik, sejum­lah tokoh pemuka agama, jajaran pemerintah kota,

daerah, menteri hingga beberapa tamu undangan, tetap hadir di tengah-tengah kemeriahan gelaran pesta seni dan budaya bertagline Ajang Budaya Pemer­satu Bangsa dari Bogor untuk Indonesia tersebut. ­

Hadirnya ribuan masyarakat juga otomatis berdampak pada tersendatnya arus lalu lintas di seputaran Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya Bogor. Penumpukan kendaraan juga sempat terlihat di sejumlah titik, khususnya ruas jalan yang berdekatan dengan lokasi gelaran BSF 2019.

Baca Juga  Harumkan Sekolah di Tiga Cabang Olahraga

Ribuan masyarakat, tua, muda, remaja hingga dewasa, berbaris memenuhi sepanjang jalur Su­ryakencana dan Jalan Raya Oto Iskandar Dinata (Otista). Bahkan di sejumlah titik, ribuan masy­arakat yang berkumpul meny­erobot hingga ruas jalan yang mengakibatkan kemacetan pan­jang di seputaran jalan SSA.

Tak bisa dipungkiri, kemeriahan BSF yang lekat dengan warna merah oranye khas lampion serta beragam dekorasi khas hiasan Imlek, juga menjadi daya pikat tersendiri bagi pengguna jalan yang melintas untuk seka­dar melihat. Tak heran, sejumlah kendaraan sengaja melambat untuk mengetahui apa yang se­benarnya tengah terjadi.

Ketua Pelaksana Arifin Himawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bukti ke­beragaman mampu menjadi ke­kuatan untuk persatuan. Beragam budaya dan seni yang berbeda menjadi satu laksana menyatukan bangsa. ”Ini adalah bukti kebera­gaman sebagai kekuatan persa­tuan dan kekuatan budaya mam­pu menyatukan bangsa,” kata pria yang akrab disapa Ahim dalam sambutannya.

Baca Juga  Gaga Muhammad Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, berkumpulnya warga di BSF bukan soal agama dan budaya semata. Namun le­bih kepada menjaga warisan bangsa. ”Hadirnya kita di sini bukan soal agama, bukan seba­tas budaya, bukan sebatas upa­cara, tapi menjaga warisan budaya bangsa bersama keberagaman, menjaga NKRI, Bogor tercinta, Bogor untuk Indonesia,” tegas Bima dalam pidatonya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga turut hadir di acara tersebut mengaku bangga Kota Bogor mampu menunjuk­kan jati dirinya sebagai salah satu yang toleran. Ia juga menga­ku siap mengawal BSF di tahun berikutnya, sebab nilai yang ada pada acara tersebut dipenuhi nilai budaya Nusantara yang beraneka ragamnya.

Baca Juga  Kasus Korupsi Dana Bos di Bogor Segera Disidangkan

”Saya sangat bangga Kota Bo­gor mampu menunjukkan ke- Indonesia-annya. Jadilah bang­sa yang mencari persamaan dalam perbedaan. Kami atas nama pemerintah provinsi siap dorong perhelatan ini menjadi ajang nasional dan internasional,” bebernya.

Di tempat yang sama, Deputi Menteri Pariwisata Republik In­donesia yang diwakili Rizki Han­dayani mengaku siap menjadikan ajang BSF untuk masuk kategori kalender even nasional. ”Melihat apa yang terjadi di sini, tentu kami akan dorong untuk menjadikan kegiatan ini masuk even nasional agar acara ini bisa lebih mendunia,” tutupnya.

(ogi/c/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.