Raperda PKH Harus segera Diparipur nakan

by -

METROPOLITAN – Panitia Khusus (Pansus) 18 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi merekomendasikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) layak untuk disepakati dan ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda) yang definitif. Sebab, material raperda telah terpenuhi sebagai sebuah produk hukum daerah.

”Secara yuridis formal dan material Raperda tentang PKH telah memenuhi semua unsur untuk ditetapkan sebagai sebuah produk hukum daerah,” ujar Heri Antoni saat menyampaikan hasil pembahasan Pansus 18 terhadap Raperda PKH di rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, dari raperda tersebut ada beberapa aturan pelaksana berupa perbup yang harus disiapkan. Sehingga sejak ditetapkan menjadi perda, aturan pelaksanaannya harus segera diterapkan. ”Di antaranya tata cara persyaratan memperoleh izin praktik kesehatan hewan dan penelitian pengembangan di bidang paternakan dan kesehatan hewan,” katanya.

Dalam perda ini, lanjut Heri, mengatur mengenai kewenangan daerah, pansus DPRD berharap secara bertahap mulai dari sumber daya aparatur, sarana dan prasarana pembiayaan agar dipenuhi secara proposional, agar pelaksanaan kewenangan daerah dalam pengelolaan peternakan dan kesehalan hewan optimal.

Baca Juga  Curi Sehelai Baju, Pemuda Asal Sukabumi Ini Divonis 111 Hari

”Melalui perda ini diharapkan pemerintah daerah dapat mengelola dan membina kelompok ternak masyarakat yang ada di Kabupaten Sukabuml, agar lebih maksimal serta menjadi leblh mandiri dan memiliki daya saing,” harapnya.

Heri juga menambahkan potensi petenakan Kabupaten Sukabumi perlu dikelola dan terencana dan fokus melalui kebijakan daerah. ”Jadi ke depan Kabupaten Sukabumi sebagai daerah penyangga ibukota dapat secara maksimal menjadi pemasok kebutuhan daging dan telur serta menjadi sentra peternakan yang berstandar nasional,” tutupnya. (ade/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *