Waktunya Unjuk Gigi!

by -

METROPOLITAN – Pe­ringkat 4 AC Milan men­jamu peringkat 17 Em­poli di San Siro pada giornata 25 Serie A 2018/19, Sabtu (23/2). Milan dengan pre­dator anyarnya, Kr­zysztof Piatek, seper­tinya akan kembali memakan kor­ban. Kemenangan

bagi Milan sebelum main tandang melawan Lazio di semifinal Coppa Italia leg pertama. Emjuga bisa menjadi modal bagus poli belum sekali pun meraih kemenangan tandang di Serie A musim ini (M0 S4 K7). Melawan Milan yang sedang panas-panasnya, Empoli harus rela dianggap sebagai underdog da­lam laga nanti. ­

Milan selalu menang dan sel­alu mencetak tiga gol dalam dua laga terakhirnya di Serie A. Anak-anak asuh Gennaro Gattuso berturut-turut mengalahkan Cagliari 3-0 di San Siro dan me­nang 3-1 atas tuan rumah Ata­lanta.

Baca Juga  AC Milan Kalah tapi Juara

Ketika menang di kandang Atalanta, Piatek memborong dua gol. Sementara itu, Hakan Cal­hanoglu menyumbang satu as­sist dan satu gol.

Piatek yang direkrut dari Genoa pada Januari kemarin, selalu mencetak gol dalam empat penampilan terakhirnya untuk Milan di semua ajang. Penyerang 23 tahun Polandia itu berturut-turut membobol gawang Na­poli (Coppa Italia), AS Roma, Cagliari dan Atalanta.

Piatek sudah mencetak enam gol dalam lima penampilan un­tuk Milan. Ia telah membuat Rossoneri kembali jadi tim yang menakutkan.

Pada giornata 6 musim ini, Mi­lan cuma mampu meraih hasil imbang 1-1 di kandang Empoli. Milan sempat unggul melalui gol bunuh diri Leonardo Ca­pezzi menit 10, tetapi penalti Francesco Caputo menit 71 me­mastikan kedua tim berbagi satu poin.

Baca Juga  Lengah, Milan Kalah

Namun Empoli pasti sadar ka­lau Milan yang akan mereka hadapi nanti adalah Milan yang berbeda. Milan yang ini memi­liki striker yang benar-benar berbahaya.

Empoli sendiri sudah merasa­kan kehebatan Piatek, yang telah mengemas 17 gol di Serie A 2018/19. Pasalnya, Empoli ada­lah korban gol perdana Piatek di liga tertinggi Italia ketika di­tekuk Genoa 1-2 pada pertan­dingan pertamanya.

Kemenangan tiga gol tanpa balas atas Sassuolo memberi Empoli suntikan kepercayaan diri dalam perjuangan mereka untuk menghindari jerat degra­dasi. Namun menghadapi Milan yang sekarang, Empoli bakal butuh lebih dari sekadar keper­cayaan diri untuk bisa mencuri hasil positif.

Ketika mengalahkan Cagliari, Milan unggul telak jumlah tem­bakan tepat sasaran sebelas berbanding dua. Ketika melawan Atalanta, Milan mencatatkan shots on target lebih sedikit, te­tapi tetap menang. Itu menunjuk­kan bahwa serangan maupun pertahanan Milan, termasuk Gianluigi Donnarumma di bawah mistar, saat ini benar-benar da­pat diandalkan. Sulit bagi Em­poli untuk bisa menghentikan mereka. (bol/mam/run)

Baca Juga  Dendam Kesumat AC Milan

Leave a Reply

Your email address will not be published.