193 ASN di Jabar Terjerat Korupsi

by -

METROPOLITAN – Ratusan Aparatur Negeri Sipil (ASN) di Jawa Barat dipecat lantaran terjerat kasus korupsi. Ketua Tim Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah Jawa Barat Tri Budi Rochmanto menga­takan, ASN mendapat Pem­berhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) ketika kasusnya sudah inkrah.

”Hingga akhir Desember 2018 lalu, di Jawa Barat ada 193 ASN yang diberhentikan secara tidak hormat karena kasus korupsi,” ucap Tri di Hotel Prima, Jawa Barat, Kamis (14/3).

Ia menyebutkan pemberhen­tian para ASN itu dilakukan se­telah keluarnya SK PTDH. Sebe­lum adanya SK tersebut, Tri tak menampik sejumlah ASN yang terjerat kasus korupsi sempat bertugas kembali.

”Memang ada yang dipekerja­kan kembali. Padahal dalam undang-undang sudah jelas, kalau sudah inkrah otomatis diberhentikan. Nah, akhir De­sember lalu SK sudah keluar, jadi sudah dieksekusi (PTDH, red) semua,” katanya.

Baca Juga  Jumat Mencekam di Depan Ciomas Permai

Tri tak menampik praktik ko­rupsi kerap terjadi saat pemba­hasan tentang APBD. ”Saat proses-proses tersebut penting dilakukan pencegahan. Bisa melalui aplikasi Monitoring Cen­ter for Prevention (MPC), apli­kasi tentang capaian kinerja yang program kami,” ujar Tri.

Menurut Tri, sejatinya pem­da bisa memanfaatkan apli­kasi tersebut untuk melapor­kan capaian kinerjanya tanpa harus menunggu KPK. Dalam aplikasi tersebut, lanjutnya, untuk level daerah sedikitnya ada tujuh kriteria yang harus dilaporkan, seperti perenca­naan APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), optimalisasi pendapatan daerah dan ma­najemen aset daerah.

(dtk/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *