by -

METROPOLITAN – Untuk mem­bantu kelancaran operasional angku­tan tambang, Badan Pengelola Trans Jabodetabek (BPJT) pun meminta Pemkab Bogor dan Pemkab Tangerang membantu penyediaan kantung par­kir. Hal itu dikatakan Kepala BPTJ Bambang Prihartono akhir pekan lalu saat melakukan rapat pembaha­san pengaturan operasional angkutan barang tambang di Wilayah Kabupa­ten Bogor- Kabupaten Tangerang.

“Kemarin saya mememinta kedua pemerintah daerah untuk menyedia­kan kantung parkir angkutan tambang di wilayahnya masing-masing. Hal ini sesuai hasil evaluasi kami dalam pelaksanaan uji coba jam operasional kendaraan atau truk tambang selama lebih dari sebulan,” kata Bambang.

Dia juga meminta keberadaan petugas, baik kepolisian maupun Dinas Perhu­bungan di lapangan jumlahnya diting­katkan agar kedisiplinan supir truk tambang lebih terkontrol. “Biasanya kalau tidak ada petugas, para supir truk tambang ini tidak tertib, bahkan me­langgar aturan lalu lintas atau jam ope­rasional angkutan tambang. Karena itu, kami pun meminta jumlah anggota kepolisian dan Dishub diperkuat atau ditingkatkan,” pintanya.

Baca Juga  Tol Borr Tembus Dramaga 2021

Bambang menjelaskan untuk jam operasional truk tambang jajaranya bersama Pemkab Bogor dan Pemkab Tangerang masih menetapkan kebijakan yang sebelumnya. “Jam operasional truk tambang kita melanjutkan kebija­kan yang lama yaitu di wilayah Kabu­paten Tangerang sejak pukul 22:00 hingga pukul 05:00 WIB, sedangkan di Kabupaten Bogor penerapannya mulai dari pukul 08:00 hingga pukul 04:00 WIB,” jelas Bambang.

Kepala Dishub Kabupaten Bogor Su­priyanto menuturkan permintaan BPTJ tentang penyediaan kantung par­kir truk tambang dan tambahan perso­nil kepolisian terutama Dishub belum bisa diberikan. “Kalau penyediaan kantong parkir kita belum sepakat dan harus kami kordinasikan terlebih da­hulu dengan pengusaha transporter serta pengusaha tambang. Sedangkan permintaan tambahan personil Dishub itu tidak bisa kita lakukan karena selain jumlah petugas yang terbatas, kami pun juga harus mengatur titik kemacetan lalu lintas di titik lainnya,” tutur Supri­yanto.

Baca Juga  Jalan Raya Leuwiranji Rusak Parah, Pengusaha Tambang Diminta Ikut Perbaiki

(inc/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published.