KPU Praktikkan Tahapan Nyoblos di TPS

by -

METROPOLITAN – KPU menggelar simulasi pemungutan suara dan pen­ghitungan suara pemilu 2019. Simu­lasi tersebut bertujuan merepresen­tasikan kejadian pemungutan suara seperti di TPS. Simulasi itu diibaratkan mulai pukul 07:00 hingga 13:00 WIB. Simulasi itu menggambarkan TPS 033 dengan jumlah DPT 300 orang.

Ketua KPU Arief Budiman menga­takan, simulasi dibuat seperti nyata: terdapat kotak suara, bilik suara, pa­pan pengumuman DPT, petugas KPPS dan saksi. Simulasi itu diperagakan Arief Budiman, Sekjen KPU Arief Rah­man Hakim, Komisioner KPU Pramo­no Ubaid dan Evi Novida Ginting. Pertama, para komisioner masuk dan mencoblos surat suara, kemu­dian memasukkan surat suara ter­sebut ke kotak suara untuk pilpres dan pileg. Setelah mencoblos, semua komisioner mencelupkan jarinya ke tinta berwarna ungu.

Baca Juga  Bawa Pemilu Damai Di Banyuasih

Arief mengatakan, simulasi se­perti itu sudah dilakukan di beber­apa tempat oleh warga. Ia juga me­nyebut kotak suara di dalamnya terdapat plastik untuk mencegah surat suara rusak. ”Ini yang sering kali ditanyakan teman-teman kotak suara berbahan duplex. Jika Anda lihat di dalamnya ada isinya dan isinya diplastikin. Dan sebetulnya kotak suaranya ketika datang itu juga dalam kondisi diplastik yang sebetulnya. Saya tadi minta mestinya kotak suaranya masih dalam kon­disi terplastik juga,” ujarnya.

Sebagai informasi pemilih, alur pemilihannya yaitu pertama-tama pemilih mendaftarkan dirinya kepada KPPS 4 dan 5 yang ber­tugas memeriksa kesesuaian antara nama pemilih dalam form C6-CWK. Kemudian pemilih dipersilakan duduk menunggu. Lalu ketua KPPS memanggil pemilih yang bersangkutan, seraya menyerahkan lima lembar surat suara.

Baca Juga  MK Tolak Gugatan Mahasiswa IPB, 3 Dikabulkan

Surat suara yang sah digunakan adalah surat suara yang telah dibubuhi tanda tangan ketua KPPS.Saat pemi­lih meneri­ma lembar surat suara, ketua KPPS meminta pemi­lih mengecek terlebih dahulu kon­disi fisik surat suara. Selanjutnya pemilih menuju ke bilik suara untuk melakukan pencoblosan. Pemilih dilarang mencoblos surat suara selain menggunakan paku yang telah dise­diakan. Pemilih juga dilarang mem­bawa alat perekam atau alat potret seperti kamera dan ponsel ke bilik suara. Bagi pemilih tunanetra, KPU menyediakan alat bantu huruf braile khusus surat suara pemilu presiden-wakil presiden dan DPD RI.

Usai mencoblos, KPPS 6 memandu pemilih memasukkan lima surat su­ara tercoblos sesuai kotak suaranya masing-masing. Setelah itu, pemilih berjalan menuju KPPS 7 di pintu keluar untuk menyelupkan salah satu jari tangannya ke botol tinta se­bagai penanda bahwa yang bersang­kutan sudah menyalurkan hak pilih­nya.

Baca Juga  Ini Catatan Hasil Simulasi Pemilu 2019

Bagi pemilih yang masuk Daftar Pe­milih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) disediakan waktu mulai pukul 07:00 sampai 13:00 WIB. Sedangkan pemilih yang masuk Daftar Pemilih Khusus (DPK) diberikan waktu mencoblos pukul 12:00 WIB. Arief menjelaskan, kegiatan semacam itu sebenarnya sudah dilakukan KPU di beberapa tempat. Seperti tiga hari lalu di Yogyakarta dengan melibatkan warga langsung. Harapannya, mereka yang terlibat dalam kegiatan simulasi itu bisa merasakan atmosfer sesung­guhnya pelaksanaan pemungutan suara pada 17 April besok. ”Harapannya mereka merasakan betul suasana, tata cara, prosedur pemilu 2019,” pungkas Arief.

(dtk/tib/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *