Perekrutan Honorer Non-Kategori Bersyarat

by -

METROPOLITAN– Menteri Pen­didikan dan Kebudayaan (Men­dikbud), Muhadjir Effendy, men­gatakan, perekrutan guru seba­nyak 117.000 orang telah dilakukan pemerintah sejak 2018.

Awalnya, Ke­menterian Pen­didikan dan Kebudayaan berencana me­rekrut 155 guru honorer kate­gori 2 (K2) mel­alui skema Pe­gawai Pemerin­tah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Namun itu batal lantaran masih banyak pemerintah daerah yang belum siap menerima mereka. Sehingga pemerintah baru bisa merekrut 75.000 guru honorer K2.

Sedangkan untuk non-kategori nanti dengan catatan perekrutan yang pertama guru sudah memiliki masa kerja lebih dari 15 tahun. Setelah itu baru merekrut guru non-kategori yang pengalamannya di bawah 15 tahun. ”Mohon doakan upaya kami. Kemendikbud berharap pendidikan di Provinsi Jawa Barat terus maju dengan didorong pemerintah kabu­paten dan kota,” katanya.

Rekrutmen guru honorer dengan skema P3K yang dilakukan pe­merintah sampai saat ini masih dianggap kurang memuaskan. Terutama bagi mereka yang ter­masuk golongan non-kategori.

Baca Juga  Himagrotek Unida Gelar Pemberdayaan Masyarakat di Megamendung

Tim kuasa hukum guru honorer dan pegawai tidak tetap, Andi Asrun, mengatakan, pemerintah seharus­nya menghilangkan redaksional kategori 1 (K1) dan K2 dalam Pe­raturan Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2019. (de/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *